Ads (728x90)

Dilihat 0 kali

Fhoto : Istimewa

TANJUNGPINANG, Sumutrealita.com - Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Thabib  menggelar sosialisasi kesiapsiagaan dan kewaspadaan standar dalam menghadapi dan mencegah Inveksi Novel Virus Corona di Aula RSUD Raja Ahmad Thabib,Kamis (6/2/2020).

“ Dalam sosialisasi itu dijelaskan secara jelas berbagai langkah preventif dasar dan sederhana dalam mencegah dan menangani infeksi Virus,” kata Ketua PPI RS Raja Ahmad Thabib,  Dr Dyah Marianingrum,SP.PA

Dr Dyah Marianingrum,SP.PA menyampaikan yang pertama dan yang paling penting dalam mengantisipasi pencegahan dan penanganan akan virus Corona adalah Cuci Tangan atau Hand Hygiene

Beliau menegaskan bahwa cuci tangan atau hand Hygiene merupakan hal penting dan utama sesuai standar kesehatan dalam menanggulangi berbagai macam virus.

"Untuk cuci tangan pun, ada standar WHO yang telah menetapkan bahwa mencuci tangan yang baik dan benar," tegas Dr Dyah.

Menurut Dr Dyah, mencuci tangan atau Hand Hygiene adalah langkah preventif pertama yang harus dilakukan semua pihak tak hanya  masyarakat, pasien namun juga petugas kesehatan, perawat, Dokter hingga Petugas sekuriti di rumah sakit butuh pemahaman ini.

"Selain itu, sebelum mencuci tangan dengan bersih dilarang juga tangan yang tidak steril menyentuh mata ,hidung dan mulut karena hal tersebut rentan masuknya bakteri dan virus yang masuk ke tubuh manusia," tegas Dyah. 

Selain Mencuci tangan atau Hand Hygiene, etika batuk atau Hygiene Respirasi juga sangat penting diketahui masyarakat untuk dapat mencegah infeksi dan penularan virus.

"Untuk etika batuk ini ada beberapa langkah yang harus dipahami masyarakat, yang pertama saat bruk atau bersin tutup mulut menggunakan masker, tisu dan lengan," ujar Dr Dyah.

Setelah itupun lanjut, Dr Dyah setelah menggunakan masker, tisu bekas batuk dan bersin tersebut langsung di buang di tempat sampah indensius.

Selain cuci tangan atau hand Hygiene dan etika batuk atau Hygiene Respirasi terdapat beberapa upaya atau langkah lainnya menjaga kewaspadaan dalam mencegah dan mengendalikan infeksi Virus seperti menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), Dekontaminasi Perawatan Pasien, Pengendalian Lingkungan, Penatalaksanaan Limbah, Disinfeksi dan sterilisasi linen, Perlindungan Petugas Kesehatan, penempatan pasien, serta praktik penyuntikan yang aman.

(Dsikominfo /Lam)

Post a Comment

Disqus