Ads (728x90)

Dilihat 0 kali

Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) akhirnya buka suara terkait tentang wisatawan asal China yang dinyatakan positif mengidap COVID-19. Wisatawan tersebut kabarnya bernama Jin dan sempat menjalani liburan dari Bali.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Sesditjen), dr. Achmad Yurianto, membenarkan adanya wisatawan asal Negeri Tirai Bambu tersebut berlibur menuju Indonesia pada 12 Januari 2020 melalui penerbangan Wuhan menuju Bali.

“Ada WNA China yang bernama Jin, pada 12 Januari 2020 datang ke Indo dan pada 28 Januari 2020 kembali lagi menggunakan maskapai Garuda rute Bali-Shanghai. Ternyata pada 12 Januari 2020 ada dua orang bernama Jin. Satu anak-anak dan satu lagi orang dewasa,” tutur dr. Yurianto, melaui sambungan Video Call, Kamis (13/2/2020).

Lebih lanjut dr. Yuri pun secara seksama menyisir semua daftar penumpang yang menaiki maskapai penerbangan tersebut pada 28 Januari 2020. Dari hasil pemeriksaan terdapat sekiranya enam orang bernama Jin yang menaiki penerbangan rute Bali menuju Shanghai.

“Pemeriksaan hanya baru dilakukan pada dua orang bernama Jin yang ikut penerbangan pertama pada 12 Januari 2020. Kalau pada 5 Februari mereka confirm mengidap COCID-19 berarti mereka telah melewati masa inkubasi. Di China masa inkubasi yang dikonfirmasi itu selama 10 hari,” lanjutnya.

Terkait kasus tersebut, dr. Yuri mengaku telah melakukan kajian analisa data di Provinsi Bali hingga tanggal tersebut. Kemenkes juga telah menerima spesimen pemeriksaan virus sebanyak 14 orang di Bali yang terdiri dari dua orang WNA sementara 12 orang lainnya adalah WNI.

“Semua hasilnya negatif. Bukan hanya pada periode itu. Kami juga melihat Influenza Like Illness (ILI), ternyata tidak ada perubahan. Angkanya segitu-segitu saja. Kami lengkapi lagi survei Pneumonia dan hasilnya juga sama,” tuntasnya.
 
(Okezone.com)

Post a Comment

Disqus