Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


BATAM, Sumutrealita.com - Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Purwiyanto mengharapkan dukungan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas beberapa upaya BP Batam yang telah melakukan berbagai langkah perbaikan. Ia juga menginginkan untuk terus terjalin sinergi serta komunikasi yang baik antara BP Batam dengan BPK RI.

Hal itu dikemukakan Wakil Kepala BP Batam saat membuka entry meeting pemeriksaan laporan keuangan BP Batam Tahun 2019 oleh BPK RI di Gedung Marketing Centre, BP Batam, Selasa (11/2/2020).

Dalam sambutannya Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto mengatakan BP Batam sudah meraih WTP ketiga sejak tahun 2016 dan harapan ke depannya dapat meraih WTP lagi dengan kriteria lebih baik.

Adapun laporan yang disampaikan berupa realisasi anggaran 2019 serta hal-hal yang menjadi konsentasi BP Batam dengan membuat terobosan sistem informasi dan pengelolaan sistem baru untuk unit usaha strategis.


Auditorat Utama Keuangan Negara V Novian Herodwijanto SE MM Ak CA CPA CSFA, mengatakan agar BP Batam dapat terus mempertahankan opini WTP yang telah diraih selama kurun waktu 3 tahun berturut-turut, maka harus menciptakan system dan terobosan baru. 

“Harapan ke depannya, untuk BP Batam agar tidak hanya mempertahankan opini WTP, tetapi juga meningkatkan tata kelola pengelolaan keuangan negara yang lebih baik. Saya juga mendengar bahwa ada terobosan baru, seperti sistem informasi baru, SOTK baru dan ada pembentukan unit usaha strategis di BP Batam,” kata Novian.

“BPK sangat mengapresiasi keberhasilan BP Batam yang telah mengelola keuangan negara dengan baik dengan meraih WTP tiga kali berturut-turut. Semoga prestasi ini dapat terus dipertahankan,” tambah Novian Herodwijanto.

Entry meeting ini dihadiri oleh Anggota Bidang Pengusahaan BP Batam Syahril Japarin, Kepala Satuan Pemeriksaaan Intern BP Batam Agung Prasetya, Kepala Biro Keuangan BP Batam Siswanto, serta Pejabat Tingkat II di lingkungan BP Batam, para auditor BPK RI dan BPK Perwakilan Kepulauan Riau. 

(Humas BP Batam / cc)

Post a Comment

Disqus