Ads (728x90)

Dilihat 0 kali

 


Asahan,Sumutrealita.com

Dalam upaya mencari Solusi Penanggulangan Banjir Di Desa Persatuan, Camat Pulau Rakyat Kabupaten Asahan, Aspihan SH, MM lakukan kunjungan ke PTPN 4 Kebun Pulu Raja untuk melakukan koordinasi terkait banjir yang menggenangi jalan utama hingga halaman rumah penduduk di Desa Persatuan, Kecamatan Pulau Rakyat.

Kunjungan Camat tersebut diterma langsung oleh Manager Unit PTPN 4 Kebun Pulu Raja Ir. Suherry didampingi Asisten SDM, O. Tampubolon, dan Asisten AFD V, Adrian Syahputra, di ruang kerjanya, Rabu (18/11/20).

Dalam pertemuan itu Camat menyampaikan keluhan warga Desa Persatuan terutama yang tinggal pinggir jalan Dusun VI halaman rumahnya sering tergenang banjir luapan dari parit sisi kiri kanan badan jalan yang berada di areal kebun AFD V dan Dusun VI Desa Persatuan, disebabkan curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir ini.

”Hal ini mengakibatkan parit penampungan di pinggir jalan kebun dan desa perlu pendalaman, karena akibat pendangkalan parit tidak mampu menampung curah hujan yang tinggi, akibatnya air meluap dan menggenangi badan jalan, tentunya badan jalan menjadi rusak dan sulit untuk dilalui kenderaan ” terang Camat.

Untuk itu Camat meminta solusi dari pihak perusahaan Kebun Pulu Raja sekaligus bantuan untuk melakukan pendalaman parit yang berada di areal kebun pihak perusahaan untuk melakukan pendalaman kemuara pembuangan, agar saat curah hujan tinggi tidak lagi menggenangi badan jalan.

” Kami juga sudah melaksanakan pembekoan parit desa bantuan dari salah seorang pengusaha di Desa Persatuan, meskipun demikian parit yang sudah didalam kan belum juga mampu menampung curah hujan yang tinggi ‘ ujarnya.

Menanggapi penyampaian Asisten AFD V parit bekoan yang dijadikan tempat pembuangan sampah oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab, Camat turut merasa perihatin dan mengajak pihak perusahaan untuk sama-sama menghimbau agar masyarakat tidak membuang sampaih ke dalam parit

”Perlu dibuat plang himbauan agar masyarakat tidak membuang sampah di dalam parit, agar tidak terjadi penyumbatan air yang dapat mengakibatkan banjir ” tandanya.

Sementara itu Ir. Suherry selaku pimpinan di PTPN IV Kebun Pulu Raja menyampaikan bahwa pihak perusahaan belum busa mengabulkan harapan Camat tersebut, karena belum ada anggaran dananya.

” Terus terang kalau tahun ini tidak bisa dilakukan karena tidak ada anggarannya. Mudah-mudahan tahun depan bisa kita anggarkan untuk merental alat berat beko dan greder ” kata Manager Unit PTPN 4 Kebun Pulu Raja seraya mengatakan dirinya coba mengusulkan minta bantuan kepada PT. Varem untuk memakai alat beratnya, karena PT. Varem ada kerjasana yang baik dengan perusahaan kebun Pulu Raja. (DS)

 

Post a Comment

Disqus