Ads (728x90)

Dilihat 0 kali



LABUHAN BATU, Sumutrealita.com – Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe melakukan peletakan batu pertama pembangunan Mesjid Nurjalena Jadda di lingkungan Kampung Sawah II dan III Sigambal Kecamatan Rantau Selatan, Jum’at (19/6/2020)

Peletakan batu pertama pembangunan mesjid itu juga dihadiri oleh OPD, Kabag, Camat, Lurah dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya Bupati Labuhanbatu H.Andi Suhaimi Dalimunthe mengharapkan semoga Masjid Nurjalena Jadda ini  kelak menjadi jalan umat Islam yang ada di lingkungan Sigambal menuju alam Surga, karena proses pembangunannya dengan gotong royong seperti yang disampaikan oleh panitia pembangunan Mesjid ini.

“Terlebih bagi keluarga almarhum Bu Nurjalena Pane yang telah menghibahkan tanahnya untuk pembangunan masjid sebagai tempat ibadah masyarakat Sigambal. Semoga amal ibadah beliau di terimah di sisi Allah SWT,” doa Bupati.

Ia mengharapkan agar masyarakat setempat yang hadir dapat  bergotong royong untuk menyelesaikan pembangunan Masjid Nurjalena Jadda ini.

“Dan sisihkanlah sedikit harta yang kita miliki untuk di infaqkan untuk pembangunan mesjid tersebut. Karena tidak akan miskin seseorang melakukan sedekah, dan Allah SWT akan mengganti dari sudut rejeki yang lain, serta jadikanlah mesjid ini sebagai ladang ibadah kepada Allah SWT, di pastikan Allah SWT akan ada ganjaran yang setimpal dan berlipat ganda,”  jelas Andi

Dalam pembangunan Masjid Nurjalena Jadda ini, Bupati Labuhanbatu akan menyediakan alat berat untuk proses penimbunan lokasi, sebagai awal bersama OPD Bupati Labuhan Batu Andi Suhaimi Dalimunte ST MT memberikan infaq.

Bupati Labuhanbatu menyampaikan akan memantau terus proses pembangunan masjid tersebut sampai selesai, sebagai mana yang tertuang dari programnya yaitu dengan mensejahterakan masjid dan akan membangun masjid dan mushola baik di dusun maupun di lingkungan kelurahan Kabupaten Labuhan Batu.

Bupati Labuhanbatu berkeyakinan dua puluh tahun kedepan dilihat dari perkembangan penduduk, lokasi untuk membangunan mesjid akan sedikit sulit didapatkan.

“Dari itu hari ini adalah kesempatan bagi kita untuk menyediakan lokasi tersebut selagi ada” jelas bupati.

Sementera itu, Ketua panitia pembangunan Masjid Nurjalena Jadda Zainal Abidin Pakpahan, SH., SH., menyampaikan sejarah pembangunan masjid tersebut, berawal dari permintaan masyarakat lingkungan Sigambal II dan III agar pembangunan mesjid di daerah ini harus di lakukan, mengingat lokasi mesijid dari daerah itu ke Sigambal cukup jauh.

“ Oleh sebab itu almarhum ibu saya kala itu, begitu saya meminta tanpa berfikir panjang beliau langsung memberikan tanah ini. Tidak hanya itu beliau juga berpesan agar menjual seluruh emasnya untuk membeli alat bangunan, dan Alhamdulilah beberapa waktu yang lalu dapat dibeli matrial untuk membangun pondasi,” jelas Abidin.

Dalam hal itu juga Abidin berharap semoga bupati dapat membantu moril dan matrial untuk menyelesaikan pembangunan mesjid Nurjalena yang ditargetkan selesai dua tahun kedepan. (BS)

Post a Comment

Disqus