/*-- Start Maintenance Template -- */ /*-- Akhir Maintenance Template -- */

Ads (728x90)

Dilihat 0 kali



ASAHAN,Sumutrealita.com
- Sebanyak 128 KK di 2 Desa yang terdiri dari 6 Dusun di kecamatan Setia janji Kabupaten Asahan terendam banjir lantaran curah hujan sangat tinggi dalam 3 hari ini.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BPBD Asahan, H Syafruddin Harahap SH kepada sejumlah awak media, Minggu (21/10/2018).

Syafruddin mengatakan desa yang terendam banjir itu diantaranya : Desa Sei Silau Tua itu terdiri dari 4 dusun ( I, II, III, IV) dan jumlah  rumah  tangga yang tergenang air sebanyak 80 KK/RT (236 jiwa). Desa Bangun Sari sebanyak 2 dusun ( VII, VIII) dengan jumlah  rumah  tangga yang tergenang air sebanyak 48 KK/RT (136 jiwa).

Banjir itu disebabkan akibat tingginya curah hujan dalam 3 hari ini, baik di hulu (Kabupaten Simalungun, Toba Samosir, Kota Siantar dan Asahan mengakibatkan naiknya debit air sungai di bagian hulu wilayah Asahan (sungai silo tua dan sungai silo) secara cepat dan signifikan.

Kondisi ini mengakibatkan terdampak luapan air sungai sekitar pada pukul 22.00 WIB di desa Sei Silau Tua, diikuti tergenangnya desa Bangun Sari pada pukul 02.00 WIB. Kondisi umum ini menggenangi rumah penduduk yang berlokasi rendah dan dekat dengan aliran luapan sungai. Kondisi ketinggian air mencapai 155 cm hingga 60 cm di dalam rumah yang berangsur surut menuju daerah yang lebih rendah/hilir hingga pukul 05.30 WIB.

BPBD Asahan menerjunkan Satgas PB  ke lokasi bersama perangkat pemerintah dan warga dalam proses penilaian, penanganan dan evakuasi warga yang terdampak ke titik lokasi yang aman, terutama bagi bagi lansia dan balita.

“Menghimbau dan berkoordinasi dengan dinas terkait dan perangkat daerah di lapangan agar senantiasa siaga dalam menghadapi kondisi saat ini maupun jika kondisi genangan air bertambah naik, sembari mempersiapkan posko siaga lapangan yang di sertai tenaga kesehatan guna mengantisipasi hidrasi, ujar Syafruddin (DS)

Post a Comment

Disqus