Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


TANJUNGPINANG, Sumutrealita.com – Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Provinsi Kepri H TS Arif Fadillah mengatakan pemprov Kepri telah menyiapkan beberapa tempat yang nantinya bakal dijadikan tempat karantina bagi masyarakat yang terdampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

"Ada beberapa list tempat yang sudah kita persiapkan untuk nantinya kita jadikan tempat karantina pasien positif Covid-19 di Provinsi Kepri," kata Arif di Tanjungpinang, Senin (3/8/2020).

Selain Rumah Singgah RSUD Raja Ahmad Thabib Tanjungpinang yang hanya memiliki daya tampung 20 kamar dan bisa menampung hingga 40 pasien, lanjut Arif pihaknya telah miliki beberapa tempat karantina untuk menambah dan tempat observasi pasien positif Covid-19 tersebut.

"Seperti di LPMP batu 16 Tanjungpinang, memiliki sekitar 40 kamar dan setiap kamar dilengkapi dengan double bed, di Hotel Sun Rise Bali Pinang yang memiliki sekitar 40 kamar, di Bapelkes Batam untuk kondisi darurat hingga Asrama Haji Tanjungpinang," ungkap Arif.

Arif memastikan bahwa lokasi yang disiapkan itupun telah disurvey dan dipertimbangkan untuk dapat jauh dari perumahan dan permukiman masyarakat.

"Kita upayakan di LPMP batu 16 dulu karena jauh dari pemukiman penduduk, jika memang kondisi darurat dan pasien bertambah baru kita gunakan beberapa lokasi lainnya dan itu juga jauh dari pemukiman penduduk dan kita pastikan aman," ujar Arif.

Arif juga memastikan telah berkoordinasi dengan pemilik dan penanggungjawab tempat karantina tersebut.

"Mulai hari ini beberapa titik lokasi tersebut sudah kita persiapkan, baik itu di lakukan penyemprotan berkala dan tiap hari agar masyarakat tidak khawatir akan kesehatan mereka selama di lokasi karantina," tegas Arif
 
Arif mengharapkan masyarakat Kepri tidak perlu khawatir. Arif meminta masyarakat untuk dapat percaya bahwa pemerintah Provinsi Kepri akan terus berupaya untuk mengatasi persoalan ini dengan baik.

"Semua sudah kita persiapkan dengan baik, kami harap masyarakat dapat ikut mendukung pemerintah dengan tetap tenang dengan yang terjadi saat ini," pinta Arif kembali.  (Red)

Post a Comment

Disqus