/*-- Start Maintenance Template -- */ /*-- Akhir Maintenance Template -- */

Ads (728x90)

Dilihat 0 kali

 
Club SMA Negeri 2 Kisaran Melawan Club Rivai FC (Fhoto : Sumutrealita.com)
ASAHAN, Sumutrealita.com –
Di hari kedua turnamen olah raga sepak bola futsal Independen Cup 2017 tingkat pelajar sudah 12 club yang bertanding. Sepak bola Futtsal ini diikuti oleh 24 club dan memperebutkan piala Camat Kisaran Barat yang digelar selama tiga hari dari tanggal 18 Agustus hingga 20 Agustus 2017 dan dilaksanakan di Gedung Serba Guna Kisaran.

Menurut Ketua Garis Syaiful Maulana saat ditemui pada Sabtu (19/8/2017) pada hari kedua ini untuk full B masih dipimpin oleh club dari SMA Muhammadiyah, Kisaran.
Pria mahasiswa Universitas Asahan (UNA ) ini mengatakan pertandingan ini diikuti dari club club pelajar SMA dan SMK serta mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Universitas Negeri Medan (UNIMED), Akademi Teknik Radiologi (ATRO) Medan dan AMIK ROYAL Kisaran.
“Saat ini yang sedang bertanding club dari SMA Negeri 2 Kisaran dengan club Rivai FC,” kata Syaiful sambil menunjukkan kearah dua club yang sedang bertanding.
Club Rivai FC ini, dikatakannya, club yang dibentuk dari beberapa pelajar dari beberapa sekolah.
Syaiful Maulana mengatakan pertandingan ini dilakukan dengan system jumpa dan hadiah yang diperebutkan sebesar Rp 3 juta,-.
Sebelumnya saat pembukaan pertandingan Futtsal ini ketua panitia pelaksana kegiatan,  Jimmy Hendrik mengatakan tujuan kegiatan pertandingan Futtsal ini selain untuk memeriahkan peringatan HUT  Kemerdekaan RI ke 72 juga untuk meningkatkan minat berolahraga bagi pelajar sehingga terhindar dari pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba.
Camat Kota Kisaran Barat, Agus Jaka Putra Ginting dalam sambutannya mengatakan peringatan HUT Kemerdekaan RI 72 harus dijadikan sebagai ajang perekat pemersatu serta menjalin rasa persaudaraan khususnya sesame pelajar dan mahasiswa.
Ia mengatakan agar peserta turnamen sepak bola futsal ini selalu menjaga sportivitas dan tetap jaga rasa persaudaraan dan kekompakkan,terus berlatih dengan baik.
“Setiap permainan pasti ada yang menang dan yang kalah untuk itu saya berharap pertandingan ini jangan di jadikan alat pemecah belah persaudaraan sesama kita” tegas Jaka

(Sipay)

Post a Comment

Disqus