Ads (728x90)

Dilihat 0 kali

  

Warga Perumahan Parisa Indah Meminta Amintas Tambunan Usulkan Ke Pemko Batam Untuk Dibangun Tempat Bank Sampah

BATAM, Sumutrealita.com – Untuk mengurangi penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara warga harus memilah sampah tersebut, dengan memisahkan sampah-sampah yang bernilai ekonomis sehingga mengurangi tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sementara.

“ Lokasi TPS disimpang Kavling Baru itu kerap sekali sampah di dalam bin kontainer lama diangkut oleh petugas untuk itu solusi untuk mengindari penumpukan sampah di TPS itu selain frekwensi pengangkutannya ditingkatkan, warga harus memilah sampah tersebut dengan mengumpulkan sampah yang bernilai ekonomis,” kata Winda Eko salah seorang warga perumahan Parisa Indah, kelurahan Sei Langkai, kecamatan Sagulung kepada Amintas Tambunan saat melakukan reses pada Sabtu, (12/12/2020) malam.

Reses yang digelar dengan menerapkan protocol kesehatan (Prokes) ini dilaksanakan  di fasum RT 01/RW 026 perumahan setempat dihadiri Ketua RW 026 Refdi dan Ketua RT 01,RT 02, RT 03 atau yang mewakili serta tokoh masyarakat dan tokoh agama perumahan Parisa Indah.

Lebih lanjut Winda menyampaikan setelah sampah itu dipilah-pilah dengan memisahkan sampah yang bernilai ekonomis, dibutuhkan tempat atau tempat bank sampah.

“ Tempat bank sampah kami disini dibuat ala kadarnya sehingga jika angin kencang akan tumbang, untuk itu kami memohon disampaikan ke dinas terkait agar dibangun tempat bank sampah, untuk lokasinya sudah ada,” katanya.

Menyikapi akan hal itu Amintas Tambunan menyebutkan untuk pengelolaan sampah secara terpadu harus dilakukan sejak dari sumbernya, dengan melakukan 3R yakni upaya yang meliputi kegiatan mengurangi (reduce), menggunakan kembali (reuse) dan mendaur ulang sampah (recycle).

Sampah yang bernilai ekonomis, katanya, dapat dijual untuk didaur ulang sedangkan sampah organic dapat diolah untuk membuat kompos.

“ Kompos itu sangat dibutuhkan warga perumahan Parisa Indah ini sebab banyak warga yang berusaha membibitkan dan menjual bunga,” katanya.

Untuk membangun tempat bank sampah, Amintas Tambunan menyebutkan akan menyampaikan ke dinas terkait agar menganggarkan tempat pembuatan sampah.

“ Seluruh pokok-pokok pikiran (Pokir) kami dari hasil reses tahun 2020 ini akan direalisasikan di APBD Tahun Anggaran (TA) 2022, sebab hasil reses kami tahun 2019 seharusnya dilaksanakan tahun 2020 ini namun lantaran pandemic Covid-19 anggarannya dialihkan untuk menangani Covid-19,” katanya. (Lam)


Post a Comment

Disqus