Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


Asahan,Sumutrealita.com

Bupati Asahan, H Suraya BSc didampingi Sekertaris Daerah Asahan, Taufik Zainal Abiddin Siregar S.Sos MSi, PLt. Kepala Dinas Kesehatan Drs. Jhon Hardi Nasution, Kadis Kominfo H. Rahmat Hidayat Siregar, S.Sos, MSi  menyapaikan jumlah Orang Dalam Pemantauan terkait Civid 19 di Kabupaten Asahan kepada Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi melalui vidio conferensi di Ruang Command Center Kantor Bupati Asahan ,Selasa (24/4/2020).

Bupati Asahan dalam laporanya menyampaika bahwa sampai hari ini , Selasa (24/3) ada tercat sebanyak142 orang dalam status ODP (Orang Dalam Pemantauan) dan dari  jumlah tersebut terdapat 136 Orang warga yang Sehat dalam pemantauan karena baru pulang dari daerah terjangkit Covid 19 sedangkan 6 orang  Sakit dalam pemantauan, ujar Bupati Asahan.

"Hingga saat ini secara umum kondisi Kabupaten Asahan masih terkendali stabil dan nihil terjangkit Covid -19, Kabuten Asahan masih aman dan kondusif," kata Bupati Asahan.

Masih kata Bupati Asahan, dalam laporanya bahwa meskipun Kabupaten Asahan masih dalam keadaan stabil, tetapi upaya pemantauan terus dilakukan dan kegiatan pencegahan terus dilakukan Pemerintah  bersama dengan TNI, POLRI, MUI, FKUB, IMTAQ, dan Masyarakat.

"Pemkab Asahan sudah melakukan beberapa usaha preventif diantaranya melaksanakan penyemprotan disinfektan di kantor pelayanan umum, pemerintah, rumah ibadah dan sekolah-sekolah," kata Kata Bupati Asahan.

Dinas Kesehatan bekerjasama dengan rumah sakit dan puskesmas melakukan pendataan secara riil tentang warga yang baru datang dari luar negeri atau dari daerah yang terjangkit Covid-19.
Pemkab Asahan juga melakukan pemantauan secara ketat melalui Dinas Kesehatan dan petugas gugus tugas percepatan penanganan Covid 19.

Bupati juga melakukan imbauan melalui surat edaran, baleho, spanduk maupun secara door to door dan pengumuman secara berkala melalui LPPL RSPD  kepada masyarakat agar tetap waspada, tenang dan menjaga kebersihan. Satgas percepatan penanganan Covid-19, terus memantau perkembangan warga ODP maupun PDP serta memberikan pelayanan bagi warga masyarakat yang ada keluhan untuk dilakukan pemeriksaan di tingkat pusksemas maupun rumah sakit.

Gubsu langsung menyahuti akan mengutus tim Provsu melakukan pengecekan ke daerah untuk rumah sakit rujukan yang layak dengan peralatan medis yang sesuai standard dalam penanganan Covid-19. Masyarakat yang digolongkan sebagai ODP cukup pesat perkembangannya. “Dari kondisi tersebut, masih banyak masyarakat kita yang belum patuh, belum menaati imbauan dan arahan dari pemerintah. Hal ini membuat semakin besar jumlah individu yang tidak dapat kita pantau, sebab tidak dapat dipastikan apakah orang-orang ini termasuk ODP atau PDP", kata Gubsu.

Gubsu meminta agar seluruh pihak dapat berperan aktif untuk menenangkan masyarakat. Laksanakan tindakan yang paling bijaksana untuk memutus rantai Covid-19, berikan arahan kepada masyarakat untuk tetap di rumah, giatkan social distancing sampai batas waktu yang belum ditentukan tergantung situasi yang berkembang. (DS)

Post a Comment

Disqus