Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


Asahan,Sumutrealita.com

Dalam upaya mencari solusi atas telah padanya perkuburan Nasrani yang berada di Kecamatan Pulau Rakyat  tepatnya di jalinsum sungai Piring – Sibayak dan di Desa Rahuning  II dusun III, Musyawarah Tokoh Agama dan Tokoh adat Nasrani Kecamatan Pulau rakyat melakukan audiensi Pemerintah Daerah Kabupaten Asahan.

Kunjungan audiensi para tokoh tersebut langsung diterima oleh Bupati Asahan, H Surya BSc dan didampingi oleh Asisten Ekonomi Pembangunan Drs. Bambang HS, Plt. Kaban Kesbang Pol, Kadis Kominfo H. Rahmat Hidayat Siregar, S.Sos, MSi yang berlangsung di Ruang Kerja Bupati Asahan, Kamis (6/2/2020).

Pada pertemuan ini, Dr. Lincon Lumban Tobing yang merupakan perwakilan dari Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Nasrani Kecamatan Pulau Rakyat mengucapkan terimakasih kepada Bupati Asahan beserta jajaranya yang telah menerima permohonan audiensi pihaknya.

Lincon Lumban juga menjelaskan permasalah terkait tanah perkuburan Nasrani yang sudah semakin padat di Kecamatan Pulau Rakyat ditambah lagi kondisi tanah yang saat ini sedang longsor.

"Selain lokasi yang sudah padat, tanah perkuburan Nasrani di daerah kami juga terkena longsor," ujar Lincon Lumban.

Dikesenpatan ini Lincon Lumban berharap kepada Pemerintah Daerah melalui Bupati Asahan agar dapat mencarikan solusi terbaik dalam penanganan kondisi perkuburan yang berada di Kecamatan Pulau Rakyat dan Sekitarnya.

"Kami berharap kepada bapak Bupati Asahan agar dapat mencarikan solusi atas permasalahan ini," kata Lincon Lumban.

Sementara itu, Bupati Asahan dalam menanggapi permintaan masyarakat mengatakan pihaknya dalam waktu dekat ini akan segera melakukan koordinasi melalu camat Pulau Rakyat   dengan pihak PT. Lonsum Perkebunan Gunung Melayu karena lokasi pekuburan dimaksud berbatasan dengan PT. Lonsum.

"Kita akan berkoordinasi terlebih dahulu melalui Camat Pulau Rakyat dengan PT. Lonsum Perkebunan Melayu, agar harapan masyarakat segera dapat solusi yang terbaik" kata Bupati Asahan.

Masih kata Bupati Asahan, kita juga akan mencari Alternatif lain dengan pengadaan lahan baru yang dimungkinkan dapat dijadikan lokasi perkuburan bagi umat Nasrani yang ada di Daerah tersebut, tetapi itupun terlebih dahulu harus ada kesepakatan antara Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Nasrani yang ada di Kecamatan Pulau Rakyat dan sekitarnya agar proses pengadaan lahan pekuburan dapat segera di realisasikan dan tentunya dengan memenuhi segala aturan yang berlaku. (DS)

Post a Comment

Disqus