/*-- Start Maintenance Template -- */ /*-- Akhir Maintenance Template -- */

Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


Asahan,Sumutrealita.com

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Asahan menggelar acara penyaluran zakat produktif bina usaha miskin ( UMKM) ,  yang merupakan salah satu pengembangan program Baznas Asahan Mandiri, Rabu (24/7/2019) kantor Baznas Asahan.

Wakil ketua divisi administrasi dan SDM Baznas Asahan, Ustadz H. Raja Dedi mengatakan bahwa untuk tahap awal Baznas Asahan menyalurkan bantuan untuk 34 pelaku  bina usaha miskin yang telah melengkapi administrasi. Pelaku usaha memperoleh bantuan usaha sebesar Rp.2.500.000/orang.

" Ini masih tahap awal, kita akan terus menyalurkan bantuan sampai bulan Desember 2019 kepada pelaku usaha yang telah lengkap syarat administrasinya," ujar H.Raja Dedi.

Ketua Baznas Kabupaten Asahan H. Asaa'ri margolang mengatakan bahwa sebelum bantuan modal usaha disalurkan, pihak Baznas Asahan telah melakukan survei terhadap para pelaku UMKM.

Lanjut H. Ansaa'ri mengatakan bahwa salah satu tujuan dari program Asahan Mandiri untuk membantu permodalan bagi UMKM adalah untuk membantu pengusaha yang kekurangan modal keluar dari kemiskinan.

Semoga dengan adanya program ini, para pengusa miskin yang ada di Kabupaten Asahan dapat meningkatkan usahanya, ujar H.Ansaa'ri.

H. Ansaari juga menegaskan, bahwa Baznas Asahan tidak hanya menyalurkan bantuan tetapi akan terus melakukan pendampingan terhadap para pelaku UMKM yang menerima bantuan dari Baznas Asahan.

 “Kita tidak lepas begitu saja, kita juga lakukan pendampingan untuk usahanya agar kita bisa mengetahui sebelum dan sesudah mendapatkan bantuan dari Baznas,” tegasnya.

H. Ansaa'ri juga mengatakan bahwa cita cita baznas hadir adalah untuk membangun kekuatan ekononi umat, bisa memajukan masyarakat dan membantu program program dari pemerintah, dan dengan program Asahan Mandiri ini membuktikan bahwa jika pengelolaan penuh amanah dan tanggungjawab mampu mengebalikan kejayaan umat dibidang ekonomi,”ujarnya.

H. Asaa'ri berpesan kepada para penerima bantuan, agar dimanfaatkan sesuai dengan ketentuan. Jangan sampai bantuan yang telah disalurkan dari Baznas tersebut disalahgunakan.

“Bantuan ini merupakan sebuah amanat, tidak boleh disalah gunakan. Kalau penggunaan modal usaha ya manfaatkan untuk modal usaha. Saya minta doakan para muzaki yang menitipan zakat dan sedekah supaya hidupnya berkah,” tutupnya. (DS)

Post a Comment

Disqus