/*-- Start Maintenance Template -- */ /*-- Akhir Maintenance Template -- */

Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


TANJUNGPINANG, Infokepri.com – Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun mengundang  sejumlah pengusaha maupun pemilik resort yang ada di Kepri seperti Nikoi Island di Bintan, Kepri Coral di Batam serta Telunas Resort di Karimun untuk menggelar rapat koordinasi Pengembangan Wisata Bahari Kepri di ruang kerja kantor Gubernur, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Kamis (16/8/2018).
“ Rapat Koordinasi ini digelar untuk menyatukan persepsi dan mencari solusi agar pengembangan wisata bahari dapat jelas dan terarah,” kata Gubernur Kepri.
Ia menginginkan agar Kepri sebagai daerah Kepulauan dengan sumber daya kelautan yang melimpah, dapat dimanfaatkan untuk menumbuh kembangkan wisata bahari.
“Pemerintah secara maksimal terus mendorong potensi yang kita miliki salah satunya dengan mengembangkan sektor bahari,” kata Nurdin.
Ia menyebutkan bahwa peran pengusaha penting sebagai mitra pemerintah untuk bersama menumbuhkan investasi agar potensi itu dapat berkembang.
Dalam rapat tersebut terlebih dahulu Nurdin mengekspos titik-titik lokasi pariwisata yang ada di Kepri setelah itu selanjutnya memberikan kesempatan kepada pengusaha yang hadir untuk menyampikan apa kendala yang di hadapi.
Sebelumnya Nurdin juga menyempatkan diri untuk mengunjungi sejumlah lokasi wisata/resort, memang ditemukan beberapa hambatan regulasi, inilah yang coba Nurdin cari apa masalah dan apa solusi yang tepat.
“Tentu langkah yang kita ambil harus sesuai aturan,” kata Nurdin.
Gubernur secara khsusus memerintahkan kepada Asisten II Syamsul Bahrum dan Kadis Kelautan Eddy Sofyan yang turut hadir dalam kesempatan tersebut untuk merangkum dan memfasilitasi setiap masukan yang didapat dalam rapat.
“Rangkum tiap masukan dan kendala yang terjadi, kita akan mencoba membantu secara maksimal,” tegas Nurdin.
Infrastruktur dikatakan Nurdin juga penting, karena kelengkapan fasilitas harus ada untuk menyatukan pulau pulau di Kepri, Pemerintah kata Nurdin juga akan terus berusaha melengkapi berbagai infrastruktur yang ada di Kepri.
“Agar akses ke lokasi dicapai dengan mudah, para wisatawan pun akan dengan senang ingin kembali ke Kepri lagi,” kata Nurdin lagi.
Pengurusan perizinan berbasis online / Online Single Submissin (OSS) juga menjadi aspek penting, Nurdin yakin jika hal ini berjalan maka akan semakin mempermudah proses administrasi.
“Tidak adalagi nanti birokrasi yang bertele-tele karena semua sudah terinput dan terarah di dalam basis online tadi,” tambah Nurdin.
Terakhir Nurdin akan mengusahakan untuk menjadikan potensi wisata yang ada di Kepri ini dapat menjadi kawasan ekonomi khusus pariwisata.
“Kita akan coba dorong kepusat, agar kita memiliki kawasan ekonomi khusus pariwisata,” tutup Nurdin.
Perwakilan PT. Pulau Cempedak, Faisal mengatakan bahwa pihaknya masih dalam proses perizinan, untuk itu dirinya meminta perhatian dari Pemerintah Provinsi agar dapat menjembatani pihaknya dengan Pemkab Bintan agar dalam proses perizinan dapat berjalan
Selanjutnya dari Tim Pulau Bawah, Anambas Jihad mengatakan salah satu kendala yang didapat adalah tingginya gelombang laut yang menyebabkan arus supply barang ke lokasi sering terhambat, untuk itu pihaknya meminta untuk dapat meningkatkan infrastruktur yang ada.
Terakhir Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah menghimbau untuk para pengusaha yang memiliki kendala terkait perizinan, segera disampaikan kepihak sekretariat agar dapat ditindak lanjuti segera.
“Nanti kendala dan masukan akan menjadi bahan untuk kita rapatkan dan menjadi bahan laporan untuk ke pusat,” ujar Arif yang juga selaku Ketua Tim Percepatan Perizinan Usaha di Daerah.
Tampak Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata Buralimar dan Kepala Biro Pembangunan Aries Fhariandi berserta perwakilan sejumlah pengusaha dan pemilik resort.
(hms/ald)

Post a Comment

Disqus