/*-- Start Maintenance Template -- */ /*-- Akhir Maintenance Template -- */

Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


LABUHANBATU, Sumutrealita.com
  - Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten (BKPP) Labuhanbatu senantiasa memantau dan mengawasi pelaksanaan Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2018 di Lingkungan Pemkab Labuhanbatu agar terlaksana dengan aman, sukses dan tertib.

“Ujian CPNS tahun 2018 di Lingkup Pemkab Labuhanbatu ini dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut di Sanggar Kegiatan Belajar Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, “ kata Kepala BKPP Labuhanbatu,  Drs Zainuddin Siregar saat ditemui sejumlah awak media,
Jum’at (2/11/2018).

"Memang benar, kita terus aktif menggawal dan memantau kegiatan pelaksanaan Ujian CPNS tahun 2018 ini yang digelar dari tanggal 31 Oktober 2018 hingga tanggal 2 November 2018. Selain itu pelaksanaan ujian CPNS ini juga diawasi oleh Tim SCCN BKN Pusat dan berlangsung dengan aman, tertib dan lancar tanpa ada kendala," katanya menambahkan.

Ia menyebutkan jumlah peserta yang seharusnya mengikuti ujian CPNS tahun 2018 di lingkup Labuhanbatu ini sebanyak 608 orang dibagi dalam tiga sesi, untuk sesi pertama sebanyak 275 orang, namun yang hadir hanya 250 orang peserta dan 25 orang peserta dinyatakan gugur karena tidak hadir.

Sedangkan untuk sesi kedua jumlah peserta sebanyak 275 orang, yang hadir mengikuti ujian hanya 251 orang peserta dan yang dinyatakan gugur atau tidak hadir sebanyak 24 orang peserta.

Untuk sesi ketiga, lanjutnya, Pelaksanaan Ujian CPNS tahun 2018 dari Kabupaten Labuhanbatu jumlah pesertanya  sebanyak 58 orang, yang akan bergabung dengan Peserta dari Lingkungan Pemerintah Kotamadya Tanjung Balai, dari 58 orang Peserta tersebut yang mengikuti Ujian CPNS di Lingkungan Pemkab Labuhanbatu sebanyak 49 orang dan yang tidak hadir 9 orang peserta.

Tentang Hasil Ujian Seleksi CPNS di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu ini, Zainuddin mengatakan, bahwa untuk hasil Ujian Seleksi CPNS secara resmi akan diumumkan atau dinformasikan oleh BKN Pusat.

"Itu wewenang mereka bukan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, bahkan dalam pelaksanaan ujian CPNS yang berlangsung selama Tiga Hari ini, Kami hanya menyiapkan Registrasi dan Administrasi, bukan untuk menentukan Kelulusan Pada", sebut Zainuddin.

Disela - sela pelaksanaan Registrasi, salah seorang peserta,  Khairani Siregar (27) warga Gang Sado Kelurahan Padang Matinggi,  Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu saat dikonfirmasi wartawan menuturkan, bahwa pelaksanaan Regristasi untuk ujian seleksi CPNS tersebut terlihat cukup steriil dan diawasi dengan ketat.

"Kami merasa sangat senang karena dengan adanya ujian CPNS ini, Kami mendapat kesempatan untuk berkarir walaupun nantinya kami tidak tahu, lulus atau tidak, tapi dengan adanya ini, kami bisa belajar dan membuka buku lagi", katanya.

Disisi lain, Ricky Faerdinal (34) warga Desa Gunung Selamat Kecamatan Bilah Hulu mengakui bahwa, Ujian CPNS tersebut memang benar - benar harus diuji Pengetahuan dan Kemampuan, harapannya, semoga pada ujian CPNS tahun 2018 itu dapat lulus dengan hasil sesuai diinginkan. (IK/BS)

Post a Comment

Disqus