Ads (728x90)

Dilihat 0 kali



TANJUNGPINANG, Sumutrealita.com
  - Salah satu langkah untuk mempercepat penanganan Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) masyarakat harus selalu memakai masker jika keluar rumah. 

Dimasa pendemi Covid-19 ini, masker sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan masker itu maka puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di kota Tanjungpinang membuat masker berbahan kain.

Pembuatan masker itu sebagai bentuk peran aktif pelaku UMKM dalam percepatan penanganan Covid-19.

Atas peran aktif pelaku UMKM itu, Plt Gubernur Kepri, Isdianto memberi apresiasi dan  menyempatkan dirinya meninjau Posko pengumpulan masker kain hasil produksi UMKM Kota Tanjungpinang, di Sekretariat GAPEKNAS Provinsi Kepri, di Jalan MT Haryono, Km.3, Kamis (16/4/2020)

" Saya beri apresiasi kepada para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah, apalagi kita tahu sendiri masker saat ini menjadi kebutuhan yang penting bagi masyarakat dalam upaya pencegahan virus Covid-19 ini," katanya.

Isdianto  yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 Kepri mengatakan selain untuk masyarakat, pergerakan pembuatan masker ini secara langsung turut membantu para pelaku UMKM tersebut tetap bergerak dan berproduksi.

"Sehingga karyawan tetap produktif, masyarakat terbantu tentu juga perekonomian tetap berjalan," lanjutnya.

Usai dari Posko, Isdianto langsung bergerak ke 2 titik lokasi UMKM di Tanjungpinang yang sedang memproduksi masker kain tersebut. Dirinya tak lupa berpesan kepada para karyawan untuk terus semangat dalam menghadapi kondisi saat ini serta tetap menjaga kesehatan selama bekerja.

Secara khusus, Isdianto juga meminta agar kualitas kain tetap dijaga agar hasil yang didapat semakin maksimal dan layak untuk digunakan dan bagi kesehatan penggunanya.

"Sepanjang kita menjaga kualitas, Pemerintah pasti akan terus memperhatikan kelangsungan UMKM. Kita harus bersama-sama melawan corona ini dengan kemampuan dan kapasitas kita," pesan Isdianto.

Salah satu pelaku usaha mikro, Dewi mengatakan bahwa pihaknya sehari-hari memproduksi pakaian, namun dalam kondisi saat ini pihaknya berkomitmen untuk ikut menghasilkan masker-masker yang saat ini keberadaannya sangat dibutuhkan.

Sementara itu, mewakili Tim Posko Pengumpulan Masker Andi Anhar Chalid mengatakan hingga saat ini terdata sebanyak 70 UMKM yang berproduksi dalam pembuatan maskser dan telah menghasilkan lebih dari 9.000 pcs dengan 2 jenis masker (biasa dan untuk hijab).

"Sejumlah lokasi sudah kita berikan masker gratis untuk masyarakat, hingga hari ini sudah dibagikan sebanyak 500 pcs," kata Andi. (Red)

Post a Comment

Disqus