Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


BATAM, Sumutrealita.com – Pemko Batam melalui Kecamatan Lubuk Baja mendistribusikan bantuan sembako di lima kelurahan. Hal itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan di tengah mewabahnya pandemi Corona Virus Disease (Covid-19)

Camat Lubuk Baja, Novi Hardiastuti mengungkapkan pendistribusian sembako dilakukan serentak di lima kelurahan, Sabtu (18/4/2020) dimulai pukul 08.00 WIB dan bertahap sampai 21 April 2020.

Novi menyebutkan untuk tahap pertama disalurkan sebanyak 12.899 paket sembako, dengan rincian Kelurahan Baloi Indah 3.623 paket, Batu Selicin 2.372 paket, Tanjung Uma 3.423 paket, Kampung Pelita 1.923 paket, dan Lubuk Baja Kota mendapat 1.558 paket sembako.

Penyaluran sembako dari Pemerintah Kota Batam ini dilakukan dengan metode pengantaran langsung ke rumah penerima oleh perangkat RT/RW. Pada saat pengantaran, perangkat RT/RW didampingi pihak Kelurahan, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas setempat.

Pola ini dilakukan untuk menghindari terjadinya  kerumunan masyarakat yang akan menerima bantuan tersebut. Sesuai dengan imbauan pemerintah agar menghindari kegiatan yang mengumpulkan massa dan tetap jaga jarak.

Dalam kegiatan pembagian sembako tersebut, juga dilakukan sosialisasi agar masyarakat mematuhi imbauan pemerintah. Mengingat hal itu diperlukan guna memutus mata rantai penyebaran Virus Corona agar tidak meluas.

“Untuk sementara warga tinggal di rumah dulu, ikuti protokol kesehatan, kalau tidak ada kepentingan mendesak jangan keluar rumah,” pesan Novi.

Anak kos di wilayah Blok 3, Lion Volma (30) yang mendapatkan paket sembako menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Pemerintah Kota Batam. Sembako ini tentunya sedikit banyak akan membantu kebutuhan sehari-hari.

Hal senada diungkapkan Marianus, warga Kelurahan Baloi Permai. Bantuan ini dapat meringankan bebannya di masa sulit seperti sekarang.

“Alhamdulillah, terima kasih Pak Wali. Sembako ini dapat membantu kebutuhan kami sehari-hari,” ujarnya. (MC/Lm)

Post a Comment

Disqus