/*-- Start Maintenance Template -- */ /*-- Akhir Maintenance Template -- */

Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


BATAM, Sumutrealita.com
– Walikota Batam, HM Rudi.SE mengatakan akan menerapkan arahan dari Pemerintah Pusat yang menghimbau masyarakat untuk tidak mudik demi memutus mata rantai penularan Corona Virus Disease (Covid-19).

“Untuk larangan mudik itu kita sambut baik. Kita akan menerapkan itu,” kata Wakil Wali Kota Batam sekaligus Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Batam, Amsakar Achmad di Batam Centre, Rabu (22/4/2020).

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengatakan warga yang mudik pun di daerahnya nanti akan diminta melakukan karantina. Jadi lebih baik tetap di tempatnya berada sekarang.

“Di mana hari ini berada, anda puasa di situ saja. Kita berdoa semoga virus ini segera hilang dari muka bumi,” kata Rudi.

Guna meminimalisir masuknya orang ke Batam, pada 13 April lalu Pemko Batam sudah menyurati Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan. Isinya antara lain meminta sementara waktu PT Pelni tidak melayani angkutan orang/penumpang.

Hal senada disampaikan oleh Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad yang mengatakan sekarang ini tak semua orang yang terpapar Covid-19 menunjukkan gejala sakit. Orang tanpa gejala pun bisa saja di dalam dirinya sudah ada virus corona.

“Kalau balik kampung, silaturahmi dengan orang tua, nanti malah bisa jadi malapetaka. Lebih bagus tetap di Batam sampai kondisi kembali normal,” pesan Amsakar.

Tidak pulang kampung bukan berarti tak bisa silaturahmi dengan keluarga. Di era industri 4.0 ini, komunikasi bisa dilakukan dengan sangat mudah, tanpa harus bertatap muka. Bisa dengan video call atau video conference melalui berbagai aplikasi yang tersedia.

“Bahkan tiap menit bisa kontak untuk menghilangkan kerinduan pada keluarga. Jadi saran kami, sementara ini tetap di Batam saja. Begitu juga warga Batam yang ada di daerah lain, sementara tetaplah di perantauan,” ujarnya. (MC)

Post a Comment

Disqus