Ads (728x90)

Dilihat 0 kali



Asahan,Sumutrealita.com

Plt Bupati Asahan H. Surya BSc, di diampingi beberapa Kepala Dinas,  menghadiri peringatan Suroan sekaligus resik kampung di Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Minggu ( 15/9/2019).

Ketua DPD Pujakesuma Kabupaten Asahan Iryanto, SH, MH, dalam sambutannya menyampaikan perlunya terus melestarikan kebudayaan jawa khususnya di Kabupaten Asahan apalagi kita sekarang sudah memiliki Joglo yang cukup memadai untuk pembinaan Seni Budaya Jawa, beliau juga mengharapkan warga jawa berkomitmen dalam memajukan kesenian Jawa kedepannya dan tidak malu untuk menunjukkan identitas sebagai warga jawa.

Dalam kesempatan tersebut perwakilan Tokoh Masyarakat, Panitia Pelaksana juga mengharapkan H. Surya, B.Sc dan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si untuk dapat mengikuti perhelatan Pilkada Kabupaten Asahan 2020 mendatang. “kami siap mendukung Pak Surya dan Pak Taufik mencalonkan diri sebagai Bupati dan Wakil Bupati Asahan untuk memimpin asahan lima tahun kedepan ” harap masyarakat.

Ketua panitia pelaksana peringatan 1 Muharram 1441 H (Suroan) 2019 yang juga merupakan Ketua DPC Pujakesuma Kecamatan Bandar Pasir Mandoge Suyono dalam sambutannya mengatakan bahwa tradisi satu suro ini menitikberatkan kepada ketentraman batin dan keselamatan. Oleh karenanya,  satu suro biasanya selalu diselingi dengan ritual pembacaan doa dari seluruh etnis jawa yang beragama islam yang ikut merayakannya. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan berkah dan menangkal datangnya marabahaya.

Selain itu, sepanjang bulan Suro masyarakat Jawa meyakini untuk terus bersikap eling (ingat) dan waspada. Eling ini tentunya memiliki arti manusia harus tetap ingat siapa dirinya dan dimana kedudukannya sebagai ciptaan Tuhan. Sementara, waspada berarti manusia juga harus terjaga dan waspada dari godaan yang menyesatkan. Demikian disampaikan 

Suyono juga mengucapkan terimakasih atas Kehadiran Plt. Bupati Asahan H Surya beserta rombongan karena hampir setiap peringatan suroan di Kecamatan ini selalu hadir, “Sebelum pak Surya menjabat wakil Bupati, setiap kita undang untuk peringatan suroan beliau selalu hadir”, kata Suyono 

Salah satu perwakilan dari tokoh masyarakat, Thomas Jayaman Saragih mengharapkan moment suroan ini dapat dimanfaatkan untuk kegiatan bersih-bersih baik di lingkungan rumah, Desa sampai ke Kecamatan bahkan sampai ke tingkat Kabupaten. 

Thomas juga berharap kepada warga Jawa untuk dapat melestarikan budaya Jawa yang sekarang sudah mulai tergerus oleh perkembangan zaman. Hal ini dapat dilakukan apabila warga Jawa mempunyai komitmen untuk melestarikannya, apalagi dibawah kepemimpinan Alm. Drs H.Taufan Gama Simatupang, MAP dan H. Surya, B.Sc  sudah mempunya agenda tetap setiap tahun yaitu pekan seni budaya Kabupaten Asahan, moment ini dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan ragam budaya yang dimiliki semua etnis yang ada di Asahan.

Plt Bupati Asahan H Surya BSc dalam sambutannya mengatakan, acara bersih kampung  ini merupakan budaya leluhur yang harus dilestarikan. “Kegiatan resik kampung yang selalu dilaksanakan tiap tahun ini bertujuan agar hati warga masyarakat  bersih hatinya tanpa ada rasa iri dengki dan niat-niat yang tidak baik, menjaga perdamaian, kerukunan dan keguyupan demi mencapai kemakmuran bersama." kata H.HSurya.

Diakhir sambutannya H. Surya mengajak warga Kecamatan Bandar Pasir Mandige untuk terus membudayakan semangat bergotong royong demi menjaga kerukunan, mempersatukan perbedaan dan menjadikan Kabupaten Asahan sebagai Kabupaten yang hebat.

“ Mari kita terus membudayakan semangat bergotong royong, menjaga kerukunan, mempersatukan perbedaan, untuk bersama sama menjadikan Kabupaten Asahan yang lebih hebat dari Kabupaten yang lainnya.”pungkas H. Surya BSc. (DS)

Post a Comment

Disqus