Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


Asahan,Sumutrealita.com

Korem 022/PT menggelar acara pembekalan wawasan kebangsaan dalam rangka kegiatan serbuan teritorial tahun 2019 dengan tema "tingkatkan sinergitas TNI AD dengan segenap komponen bangsa", Kamis (26/9/2019) di Gedung Serbaguna Kisaran.

Sebagai narasumber bahaya narkoba kasi pencegahan pemberdayaan masyarakat BNN Asahan, Rindu, cegah dini tangkal radikalisme, Kasiter Korem 022/PT Letkol Sutan Lubis, keselamatan berkendaraan Kanit dikyasa satlantas Polres Asahan Iptu M Pakpahan.

Danrem 022/PT, Kol R Wahyu Sugiarto dalam pidato tertulisnya yang dibacakan Kasiter Korem 022/PT, Letkol Sutan Lubis mengatakan kegiatan ini dilatarbelakangi beberapa hal diantaranya fenomena kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara secara alami mengalami pergeseran yang signifikan dari sendi kehidupan. Heterogenitas dan keberagaman bangsa merupakan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa. Ketidakmampuan mengelola serta pengaruh berkelanjutan politik kolonial devide et impera (pecah belah) telah mengakibatkan terjadinya berbagai gejolak dan konflik yang membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa. Tercabutnya nilai nilai religius dan akar budaya, berkembangnya sikap primordialisme sempit, kesukuan, kedaerahan dan diskriminasi sara.

Lanjut Letkol Sutan mengatakan bahwa adapun kegiatan ini bertujuan  untuk : 
1. Memberikan pemahaman kepada seluruh masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa bahwa NKRI memiliki ciri khas kebhinekaan ras, suka, budaya, dan agama dan kita bertekad satu bangsa, satu tanah air, satu bahasa Indonesia. 
2. Menguatnya rasa nasionalisme sebagai identitas dunia yang bermartabat. 
3. Menjaga dan memelihara persatuan dan kesatuan serta tegaknya NKRI. 
4. Menyegarkan kembali pemahaman empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara serta nilai nilai sosial budaya. 
5. Meredam berkembangnya penonjolan sikap primordialisme sempit, kesukuan, kedaerahan dan mencegah disintegrasi bangsa.

Pidato tertulis Bupati Asahan, H.Surya BSc yang disampaikan oleh Asisten II mengucapan selamat datang kepada Danrem dan rombongan di Asahan. Kehadiran bapak dan ibu merupakan suatu kebahagiaan dan kehormatan bagi kami masyarakat Asahan. 

Masyarakat Asahan adalah masyarakat sosial, religius dengan beragam agama dan budaya, tetapi mampu hidup berdampingan, rukun dan damai dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kita berharap dengan kegiatan ini paham radikalisme tidak sampai kepada generasi muda serta mewujudkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan negara di darat serta kemanunggalan TNI dan rakyat dalam menumbuhkan semangat kebersamaan dan gotong royong.

Lanjut John mengatakan bahwa cara menolak radikalisme dengan mempelajari ajaran agama, kenali modus perekrutan dan gerakan radikal lainnya. Tolak dengan tegas bila diajak kajian yang bersembunyi sembunyi dan berdialog dengan yang lain bila mendapat materi yang tidak dimengerti. 

"Dengan memahami beberapa hal tersebut, mudah mudahan para generasi muda kita tidak terpengaruh dengan paham radikalisme, ujar John.

Hadir dalam kegiatan ini Kasiter Korem 022/PT, Letnan Kolonel Sutan Lubis, Asisten II, Drs H John Hardi Nasution MSi, Dandim 0208 Asahan, Letkol Sri Marantika Beruh, Wakapolres Asahan, Kompol M Taufik, BNN Asahan, OPD, Kabag, Camat, OKP, mahasiswa, pelajar dan undangan lainnya.(DS)

Post a Comment

Disqus