Ads (728x90)

Dilihat 0 kali

 


TANJUNGPINANG, Sumutrealita.com  - Walikota Tanjungpinang, Rahma meresmikan Bank Sampah Hang Tuah Permai (BSHP) yang berlokasi di Pos Kamling Perum Hang Tuah Permai RT.006/RW.005, Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Minggu (21/02/2021).

Dalam sambutannya Rahma mengatakan bahwa program bank sampah Hang Tuah Permai bukan merupakan yang pertama kalinya diresmikan pemko Tanjungpinang.

"Di wilayah lain juga sudah ada bank sampah serupa yang telah berjalan melibatkan partisipasi masyarakat Tanpinangpinang," ucap Rahma.

Ia menyebutkan tujuan dari bank sampah ini agar sampah tidak lagi menjadi barang yang tidak berguna, tapi justru bernilai ekonomis. Bahkan menurut Rahma, ada warga yang memanfaatkan hasil dari bank sampah ini untuk mendapatkan penghasilan.

"Saya sudah lihat sendiri, kalau sampah itu punya nilai jual. Contohnya kertas atau kardus itu dihargai Rp 2.300/kg. Selama ini sampahkan dibuang, kalau sampah itu dipilah bisa jadi uang. Selain itu, kampung kita juga menjadi bersih, tidak ada lagi sampah yang berserakan," ujarnya.

Rahma berharap agar pengurus bank sampah Hang Tuah Permai dapat bertanggung jawab serta menyosialisasikan bank sampah ini kepada masyarakat sekitar, utamanya di lingkungan bank sampah tersebut.

Pada kesempatan itu Rahma juga meminta Lurah Pinang Kencana agar membentuk posko Covid-19 untuk mendeteksi dini sekakigus mengedukasi masyarakat.

"Khusus perumahan Hang Tuah Permai wajib dirikan posko memberdayakan RT, RW, dan warga untuk terlibat secara aktif dalam menangani Covid-19," kata Rahma saat 

Rahma menyebutkan hal tersebut sesuai amanah PPKM nonor 03 tahun 2021. PPKM ini menjadi penguatan dalam mengawal protokol kesehatan hingga ke basis mikro yang ada di level RT, RW dan dikoordinir oleh lurah dan camat.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang, Samsudi mengaku bahwa bank sampah ini merupakan sesuatu yang bisa menghasilkan dan bermanfaat.

"Sampah itu bisa menjadi sesuatu yang menghasilkan. Artinya, mengubah sampah menjadi rupiah. Manfaafkan bank sampah ini, apabila ada nilai ekonomi sampah itu, maka jual ke bank sampah," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Bank Sampah Hang Tuah Permai Nafsiyah menyebutkan bank sampah ini sudah berdiri sejak beberapa minggu yang lalu di gedung serbaguna hang tuah permai.

"Sampah itu ada nilai ekonominya dan bisa dijadikan tabungan. Kedepan, kami akan melakukan sosialisasi kepada guru-guru agar disampaikan kembali kepada muridnya untuk menghantarkan sampahnya kepada kami. Nanti dibuatkan tabungan yang bernilai rupiah," tuturnya. (Red)


Post a Comment

Disqus