/*-- Start Maintenance Template -- */ /*-- Akhir Maintenance Template -- */

Ads (728x90)

Dilihat 0 kali

Dinas Ketahanan Pangan Natuna Himbau Masyarakat Manfaatkan Pekarangan Rumah Dengan Strategi P2L dan OPAL


NATUNA, Sumutrealita.com – Hampir dua tahun belakangan ini, Pandemi Covid-19 melanda Indonesia sehingga mengganggu seluruh sektor dalam kehidupan masyarakat, termasuk salah satu yang paling strategis yaitu ketahanan pangan.

Akibat dampak Pandemi Covid-19 tersebut  menimbulkan krisis pangan baru yang berkepanjangan terhadap  produksi dan distribusi pangan masyarakat.

Hal ini disampaikan Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Natuna, Drs Firdaus di ruang kerjanya, ketika dihubungi Media Infokepri.com, Rabu (07/04/2021).

Dikatakannya, ketahanan pangan adalah situasi dimana saat semua orang, dan kapan saja, memiliki akses fisik dan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan makanan yang aman serta bergizi, dengan jumlah yang cukup untuk kehidupan sehari-hari.

Namun, ujar Firdaus, pandemi Covid-19 merubah itu semua dengan terganggunya sistem logistik pangan serta rantai pasok supply pangan karena aktivitas terbatas selama pandemi, sehingga masyarakat akan kehilangan akses pangan yang mengancam kehidupan mereka.

Untuk menyiasati hal ini, lanjut Firdaus, pemerintah daerah mempunyai peran yang signifikan dalam menjaga ketahanan pangan di masa pandemi melalui berbagai strategi seperti mendorong pemanfaatan pekarangan rumah menjadi lahan bercocok tanam.

Ada beberapa program upaya meningkatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga diantaranya kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dan Obor Pangan Lestari (OPAL) merupakan salah satu strategi dalam menjaga ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan pekarangan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

"Dalam kondisi krisis pada masa Pandemi Covid-19 ini, pertanian menjadi jawaban untuk bisa survive, tidak perlu lahan yang luas, kita cukup memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber pangan keluarga," katanya.

Sebagai percontohan awal OPAL, saat ini Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Natuna sedang melaksanakan tanaman pangan dengan memanfaatkan lahan pekarangan kantor untuk menanami beberapa jenis tanaman diantaranya, cabe merah, cabe rawit, tomat, terong, timun, jahe merah, melon, daun bawang, bawang merah, pepaya, sawi, dan tanaman lainnya.

Dijelaskannya, pelaksanaan OPAL adalah untuk pemanfaatan lahan perkantoran sebagai penyedia pangan dan sebagai percontohan untuk masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan.

"Dengan adanya percontohan ini dapat menjadi acuan bagi masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan bagi keluarga sekaligus membantu pemerintah mengendalikan penyebaran Covid-19," pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, di tempat terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Natuna Hendra Kusuma, SH, ketika ditemui di ruang kerjanya mengungkapkan, program ini sangat bagus untuk memenuhi sumber penyedia pangan khususnya bagi keluarga di masa Pandemi Covid-19 ini.

Kegiatan OPAL menurutnya sangatlah penting sebagai pembelajaran bagi masyarakat untuk dapat memanfaatkan pekarangan sebagai penyedia pangan keluarga.

"Saya berharap agar kegiatan ini dapat menjadi percontohan bagi masyarakat, sehingga setiap rumah tangga memiliki kemudahan akses terhadap pangan," ujarnya.

"Pemanfaatan pekarangan sangat penting dilakukan bagi setiap rumah tangga, karena dapat menyediakan bahan pangan yang sehat dan tentunya bergizi. Selain itu jika hasil panen berlebih, dapat dijual sehingga kesejahteraan keluarga dapat terpenuhi dengan baik," pungkasnya. (IK/Nard).
 

Post a Comment

Disqus