Ads (728x90)

Dilihat 0 kali

Pemko Bersama FKPD Batam Melakukan Gotong Royong Disembilan Titik, Amsakar Achmad Turun Meninjaunya


BATAM, Sumutrealita.com – Untuk menangani masalah banjir yang kerap terjadi saat turun hujan, jajaran pemko Batam bersama personel dari berbagai instansi yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batam, mengadakan gotong royong (Goro) massal membersihkan parit hingga gorong-gorong di berbagai wilayah, Sabtu (9/1/2021). 

Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, turun langsung mengecek ke berbagai lokasi gotong royong .

Gotong royong kali ini, semua Organisasi Prangkat Daerah (OPD) dibagi untuk ditempatkan disemua kecamatan. Gotong-royong ini dibantu juga personel TNI, Polri, Ditpam, Kejaksaan Negeri Batam, Pengadilan Negeri Batam, hingga masyarakat umum.

“Semua berjalan lancar, dan sampah-sampah penyumbat di parit dan drainase, sudah dibersihkan agar tak menyumbat aliran air saat hujan turun,” kata Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad .

Adapun, untuk goro kali ini dibagi di sembilan lokasi yakni : 

Lokasi pertama di Batuampar, tepatnya di kawasan Pasar Melcem, Tanjungsengkuang. Di lokasi ini, diturunkan 117 personel. 

Lokasi kedua di Tiban Indah, Sekupang yang juga menerjunkan 117 personel. 

Lokasi ketiga di Kabil, Nongsa yang menerjunkan 112 personel.

Lokasi keempat di Lubukbaja, tepatnya di Kampung Pelita dengan total 122 personel. 

Lokasi kelima di Seibeduk, tepatnya di Duriangkang dengan 122 personel.

Lokasi keenam di Bengkong, bertempat di Tanjungbuntung dengan 137 personel yang diturunkan.

Lokasi ketujuh, di Batam Kota dengan 127 personel untuk membersihkan parit atau drainase di kawasan Baloi Permai. 

Lokasi kedelapan di kawasan Sagulung, tepatnya di Sungailangkai, dengan menerjunkan 127 personel. 

Lokasi kesembilan di Kecamatan Batuaji, tepatnya di Buliang dengan 117 personel.

“Jadi, hari ini ada sembilan titik gotong royong dengan total 1.098 personel,” ujarnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid yang juga ikut melakukan gotong royong mengatakan gotong-royong kali ini sebagai langkah pemerintah bersama Forkopimda Batam menyikapi persoalan banjir dan bencana longsor di Batam.

“Gotong-royong dimulai serentak pukul 07.00 di masing-masing lokasi yang sudah ditentukan,” ujarnya, usai ikut gotong royong di Lubukbaja.

Ia berharap, dengan menurunkan langsung ribuan personel itu, dapat menyelesaikan peroalan banjir. Ia pun mengingatkan kepada semua masyarakat Batam untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Buanglah sampah pada tempatnya, sehingga tidak menyumbat parit dan gorong-gorong,” ujarnya. (MCB)


Post a Comment

Disqus