Ads (728x90)

Dilihat 0 kali

Letjen TNI (PURN) Marciano Norman Melantik Usep RS Sebagai Ketua Umum KONI Provinsi Kepri Masa Bakti 2020-2024


BATAM, Sumutrealita.com – Ketua Umum  KONI Pusat Letjen TNI (PURN) Marciano Norman mengukuhkan dan melantik Usep RS Sebagai Ketua Umum KONI Provinsi Kepri masa bakti 2020-2024 yang dilaksanakan di Hotel Western Premier Pambil, Kota Batam pada Rabu (28/1/2021).

Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Gubernur Kepri melalui Asisten 1, Drs.H.M Juramadi Esram, Ketua DPRD Provinsi Kepri diwakili, Ketua DPRD Batam diwakili, Kapolda Kepri diwakili, serta Seluruh Pengurus KONI Provinsi Kepri.

Gubernur Kepri melalui Asisten 1, Drs.H.M Juramadi Esram mengharapkan seluruh pengurus KONI provinsi Kepri dapat  bekerja maksimal agar pada PON ke 20 yang akan digelar bulan Oktober 2021 ini dapat meraih prestasi lebih baik lagi dari PON sebelumnya.

“ Saya mengucapkan selamat kepada Usep RS yang dilantik sebagai Ketua Umum KONI Provinsi Kepri, yang langsung dilantik oleh ketua Umum KONI Pusat bapak Letjen TNI (Purn) Marciano Norman,” kata Drs.H.M Juramadi Esram mengawali sambutannya saat menghadiri pengukuhan dan pelantikan Ketua Umum KONI provinsi Kepri masa bakti 2020-2024 

Juramadi Esram yang juga mantan Sekda Kab Lingga menyebutkan pelantikan ini menjadi momentum penting bagi upaya pengembangan olahraga secara profesional dan berorientasi pada pada peningkatan olah raga di Kepri.

Ketua KONI Pusat Letjen TNI (PURN) Marciano Norman saat ditemui sejumlah awak media mengatakan provinsi Kepri ini posisinya sangat strategis dalam arti,berbatasan dengan Singapura,menjadi Provinsi yang juga banyak dilihat orang karena potensinya.

“ Saya minta potensi olahraganya juga bisa optimal dikembangan. Oleh karena itu saya berharap dan kepada pengurus KONI provinsi Kepri yang baru untuk bisa melaksanakan amanah ini sebaik-baikanya,” katanya.

Ia mengharapkan kepada seluruh pengurus yang baru dilantik untuk bekerja sama dengan pimpinan cabang olah raga yang ada di provinsi maupun di kabupaten/kota, kemudian bekerjasama dengan KONI yang ada di Kabupaten/kota untuk sama-sama meningkatkan olahraga berprestasi di Kepri ini.

“ Saya harapkan di PON ke 20 tahun 2021 yang Insyah Allah kita gelar pada Oktober 2021, peringkat Kontingen Kepri bisa lebih baik dari tahun sebelumya dan saya juga berharap atlet dari kepri yang ikut dalam pemusatan latihan nasional,tergabung dalam Tim Nasional dalam berbagai cabang olah raga,juga bisa bertambah jumlah atletnya.Dan yang terakhir pembinaan olah raga itu juga harus mengoptimalkan keunggulan daerah, oleh karenanya dari 15 cabang olah raga (cabor)  yang ada di Kepri ini yang unggul itu yang mana, konsentrasinya disitu sehingga akan menjadi yang terbaik di Indonesia dan bisa mewakili kita di dunia,” katanya.

Ia juga meminta kepada seluruh awak media untuk kerja sama dengan KONI Provinsi Kepri yang baru dilantik dan memberikan masukan dan kritik yang sifatnya membangun agar kedepan olah raga di Kepri bisa semakin baik dan berprestasi.

Sementara itu ditempat yang sama Ketua KONI Kepri yang baru Usep RS  mengatakan pelantikan KONI Kepri sudah dilakukan oleh Ketua Umum, sehingga kita bisa bekerja dengan leluasah dan sebelumya kita juga sudah bekerja.

“ Setelah SK keluar dari bulan Maret lalu kami sudah bekerja untuk persiapan atlet yang lolos PON ke-20 di Papua dan yang lolos PON untuk ke Papua ada 15 Cabang olahraga (cabor).

“ Alhamdulliah pelatihan untuk mandiri sudah dilakukan dari tahun 2020 dan sekarang untuk pemantangan untuk 2021. Karena PON diundur dan akan dilaksankan di Papua pada bulan  Oktober 2021 ini, maka untuk persiapan Atlet, sekarang lagi latihan  mandiri disetiap Pemprovnya,” katanya.

Ia menyebutkan untuk provinsi Kepri sendiri unggulan Cabornya, tinju dan sekarang  billyar dan 15 Cabor itu sekarang berkesempatan untuk mendapatkan Medali untuk di PON 2021 

“ Pada PON Jawa Barat kita mendapat 7 emas, 4 perak dan 7 perunggu di urutan ke-19. Harapan kami kepada atlet bahwa untuk PON 2021 di Papua menjadi urutan ke-15, mudah mudahan dapat tercapai meskipun, Anggaran yang diberikan Provinsi Kepri hanya Rp 3,5 milliar,- Untuk tiket saja sudah hampir Rp 1,1 milliar,- belum lagi persiapan PON, persiapan untuk alat-alat dan juga untuk seragam,"terangnya.

Acara pengukuhan pengurus KONI Provinsi Kepri dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19  dengan memakai masker, cuci tangan dengan hand sanitizer dan menjaga jarak. (Lan)


Post a Comment

Disqus