Ads (728x90)

Dilihat 0 kali

Walikota Batam Meresmikan Pasar TPID 2 di Komplek Dreamland  Tanjung Riau




BATAM, Realitasnews.com - Walikota Batam H.M Rudi meresmikan Pasar Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) 2 di komplek  Dreamland Tanjung Riau,Sekupang, Sabtu (23/1/2021)

Pasar TPID 2 merupakan binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam  dan peresmiannya ditandai dengan penandatangan prasasti pasar TPID 2 tersebut. Pasar TID 2 itu menyediakan kebutuhan pokok dengan harga Distributor.

Dalam sambutannya Walikota Batam H.M.Rudi mengatakan ditengah pandemic  Covid-19 Pemerintah menggontrol bagaimana sembakonya bisa memenuhi kebutuhan masyarakat dan harganya terjangkau oleh masyarakat.

"Saya mengharapkan seluruh OPD Pemko Batam dan jajaran BP Batam agar seluruh anggaran dikucurkan pada bulan Februari mendatang agar anggaran tersebut bisa dipakai oleh masyarakat,” kata Rudi.

Rudi mengharapkan pengelola pasar TPID 2 agar tidak mengambil untung dan harganya harus lebih murah dari pasar atau mall-mal lain.

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Gustian Riau dalam sambutannya mengatakan pasar TPID 2 tersebut meliputi  3 kecamatan yakni kecamatan Sagulung, Batuaji dan Sekupang.  


Gustian juga menjelaskan di pasar TPID 2 tersebut ada sebanyak  205 kios dan 96 kios dan saat ini lapak dan kios yang digunakan tidak dipungut biaya gratis selama 2 tahun.

Ia menyebutkan ada 85 distributor untuk menyuplai kebutuhan pasar dan harganya sama.

“ Sebelumnya pasar kaget ada di depan tapi semua sudah kita arahkan kesini dan Alhamdulliah semua pedagang mau bergabung ke pasar TPID2 Dreamland ini,” katanya.

Ditempat yang sama, Asisten Deputi Pelayan Publik Wilayah 1 Deputi Bidang Pelayan Publik Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI ,Jeffrey Erlan Muller mengatakan pasar TPID 2 ini menjadi pasar pengimbang dan menjadi pasar patokan bagi daerah-daerah sekitarnya.

“ Jadi sangat penting dukungan dari berbagai pihak suplayer dan juga para distributor untuk menunjang pasar ini. Jadi kalau kita lihat konsep pasar yang lama, pasar itu jorok, bau ,becek dan sabagainya.Inilah pasar Modren yang ditawarkan Pemko Batam,” katanya.

Ia menyebutkan Pemko Batam terus berupaya menggerakkan usaha masyarakat kecil yang merupakan daya ketahanan nasional, apalagi dalam situasi pandemi Covid -19. (Lian)


Post a Comment

Disqus