/*-- Start Maintenance Template -- */ /*-- Akhir Maintenance Template -- */

Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


ASAHAN,Sumutrealita.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan mencanangkan gerakan tanam cabai dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan untuk meningkatkan ketahanan pangan yang dipusatkan di Desa Tanjung Alam Kecamatan Sei Dadap, Selasa (12/12/2017).

Wakil Bupati Asahan, H Surya BSc yang membacakan pidato tertulis Bupati Asahan mengatakan gerakan tanam cabai dipekarangan adalah langkah yang paling rasional untuk menanggulangi lonjakan harga cabai.
 
“Hingga saat ini pemanfaatan lahan pekarangan belum optimal. Kalau masyarakat membiasakan tanam sendiri, tidak mungkin harga cabai mahal dan ini dapat meningkatkan pemberdayaan ekonomi keluarga,”kata Bupati Asahan.
 

Ia mengatakan cabai merupakan komoditas utama penyumbang inflasi, terlihat dari tingginya fluktuasi harga cabai yang bersifat musiman.
 
Lebih lanjut Bupati mengatakan bahwa  harga cabai biasanya akan naik saat musim hujan dan saat jelang bulan puasa, lebaran, natal dan tahun baru.
 
Pada Tahun 2017, Dinas Ketahanan Pagan bersama BPTP Sumut menyiapkan benih cabai siap tanam dalam polybag sebanyak 50.440 batang.
 
Pemerintah berharap pemanfaatan lahan pekarangan dengan memberdayakan wanita dan keluarga dapat menghasilkan berbagai kebutuhan sayur dan buah.
 
Pada Tahun 2017, Dinas Ketahanan Pagan bersama BPTP Sumut menyiapkan benih cabai siap tanam dalam polybag sebanyak 50.440 batang.
 
Pemerintah berharap pemanfaatan lahan pekarangan dengan memberdayakan wanita dan keluarga dapat menghasilkan berbagai kebutuhan sayur dan buah.
 
Melalui TP PKK Kabupaten, Kecamatan, Kelurahan dan Desa menganjurkan setiap rumah menanam 20 batang cabai dan jadikan ini menjadi kebutuhan dan gaya hidup.
 
(DS)

Post a Comment

Disqus