/*-- Start Maintenance Template -- */ /*-- Akhir Maintenance Template -- */

Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


Labura,Sumutrealita.com

Wakil Bupati Labuhanbatu Utara H Dwi Prantara membuka Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Seksual Terhadap Anak yang dilaksanakan TP PKK Labura di aula Ahmad Dewi Syukur, Kamis (25/4/2019).

Dalam sambutaya, Wabub mengatakan bahwa Pemkab Labura menyambut baik kegiatan sosialisasi ini dan  diharapkan peserta nantinya dapat lebih memahami dan menginformasikan pengetahuannya kepada warga yang lain.

Lanjut Wabub mengatakan Kekerasan seksual merupakan bahaya laten terhadap anak. Karenanya, pendidikan tentang hal yang berkaitan dengan masalah organ reproduksi perlu diberikan sesuai dengan kemampuan berpikir anak.

Wabub juga mengatakan bahwa selama ini orang tua merasa tabu untuk membincangkan hal terkait seksual dengan anaknya. Akibatnya, si anak pun tidak mengetahui harus bagaimana ketika dirinya sudah mulai beranjak remaja dan dewasa.
Ketidak tahuan itu pada akhirnya menimbulkan  penyimpangan perilaku seksual bagi anak. Sejumlah kasus menunjukkan, jelasnya, banyak pelajar yang diketahui hamil setelah kandungannya mencapai enam bulan, ujar Wabub
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Labura Hj Ely Zarwati dalam sambutan mengatakan Pada tahun ini kasus kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi di Labura sudah tercatat sembilan kasus. Kesembilan kasus itu adalah yang dilaporkan keluarganya dan tahun sebelumnya, terdapat 44 kasus yang terjadi di tanah Basimpul Kuat Babontuk Elok.
Kegiatan diikuti pengurus PKK mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan serta sejumlah guru TK dan PAUD dan menghadirkan narasumber dari Medan Rahmadani Hidayatin.(DS/ASN)

Post a Comment

Disqus