/*-- Start Maintenance Template -- */ /*-- Akhir Maintenance Template -- */

Ads (728x90)

Dilihat 0 kali




LINGGA, Sumutrealita.com
– Empat orang guru dari Dabo Singkep, Lingga akan mengikuti Olimpiade Guru Nasional (OGN) Pendidikan Dasar tahun 2019 yang akan dilaksanakan pada tanggal 29 April 2019 mendatang di Hotel Aston Priority Simatupang, Kebagusan, DKI Jakarta.

Adapun keempat guru tersebut terdiri dari 2 orang guru Sekolah Dasar (SD) yakni : Roslinar dari SDN 005 Singkep,  Arman dari SDN 006 Kepulauan Posek sedangkan dua orang lagi dari guru SMP yakni : Dona Elfira dari SMP Negeri 3 Singkep Barat dan Roma Novelina dari SMP Negeri 1 Singkep Barat.

Keempat orang guru itu merupakan finalis hasil seleksi Olimpiade Guru Nasional (OGN) yang telah diselenggarakan provinsi Kepulauan Riau beberapa waktu lalu.

Dari 33 provinsi yang ada di Indonesia, terjaringlah 238 finalis hasil seleksi berjenjang OGN dari tiap Provinsi. Kemudian ditambah lagi dengan 42 orang peserta terbaik hasil seleksi online terpusat, sehingga total peserta yang akan bertanding pada OGN yang akan digelar di Jakarta Selatan nantinya, berjumlah 180 orang peserta.

Acara yang ditaja oleh Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar, Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini digelar guna meningkatkan wawasan pengetahuan, motivasi, kompetensi, profesionalisme dan kerja keras untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan budaya di kalangan Guru SD dan SMP di Indonesia.

Dalam pesan singkatnya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lingga, Drs. Junaidi Adjam mengucapkan selamat dan merasa bangga kepada keempat guru tersebut lantaran telah terpilih mendapat kesempatan untuk mengharumkan nama kabupaten Lingga dikancah nasional.
  
Selain merasa bangga, Junaidi Adjam juga mengharapkan agar keempat guru itu dapat sukses ditingkat nasional.

“ Guru-guru yang terpilih tersebut merupakan guru yang unggul jika dilihat dari kompetensi pedagogik dan profesional. Yakni yang memiliki pemahaman terhadap peserta didik, perancangan dan pelaksanaan pembelajaran, evaluasi hasil belajar, dan pengembangan peserta didik untuk mengaktualisasikan kompetensi diri,” katanya.
 
Disamping itu, lanjutnya, profesional yang dimaksud ialah memiliki penguasaan terhadap materi pembelajaran secara luas dan mendalam, yang mencakup penguasaan materi kurikulum mata pelajaran di sekolah dan substansi keilmuan yang menaungi materinya, serta penguasaan terhadap struktur dan metode keilmuannya.

Atas dasar kemampuan tersebutlah, maka Dinas Pendidikan Provinsi Kepri mengutus Roslinar untuk mengikuti bidang lomba SD Tematik; Arman di bidang lomba SD Matematika, dan Dona Elfia di Bidang lomba SMP IPA; serta Roma Novelina untuk
ikut dalam bidang lomba SMP Matematika.
  
“ Tujuan dari pelaksanaan OGN adalah untuk menumbuhkembangkan budaya kompetitif yang sehat; memotivasi guru dalam meningkatkan wawasan pengetahuan, profesionalisme dan kinerjanya; membangun komitmen guru dalam meningkatkan mutuu pendidikan; mengembangkan kesadaran ilmiah guru untuk mempersiapkan generasi muda dalam menghadapi era revolusi industri 4.0; serta untuk menguatkan profesi guru sebagai profesi yang terhormat, mulia dan bermartabat,” katanya.

Ia optimis bahwa perwakilan guru dari Kabupaten Lingga itu mampu menampilkan usaha terbaiknya pada olimpiade tersebut dan berharap agar kedepannya melalui momentum ini merupakan cabaran bagi insan pendidik untuk memotivasi diri serta lebih profesional, sehingga kita bisa sejajar dan disegani di kancah nasional.

(IK/Jhoni)

Post a Comment

Disqus