Ads (728x90)

Dilihat 0 kali

Tempat Wisata Lokal di Pantai Tanjung Buntung Ramai Dikunjungi

 

BATAM, Sumutrealita.com -  Sejak Pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dilanjutkan dengan PPKM Level IV di Batam, banyak tempat wisata ditutup. 

Seperti tempat wisata yang berada di Barelang semuanya ditutup sesuai Surat Edaran Camat Galang nomor 01 Tahun 2021 tentang penutupan sementara Fasilitas Umum, Taman Umum, Tempat Wisata Umum, atau Area Publik lainnya.

Penutupan tempat wisata itu membuat sebagian besar masyarakat Batam jenuh dan mencari tempat wisata lain yang dapat menghilangkan stress mereka. Seperti yang dilakukan puluhan warga Bengkong untuk menghilangkan stres mereka membawa keluarganya mengunjungi wisata local yakni wisata   Pantai Kampung Tua Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Batam, Minggu (25/7/2021).

Salah seorang pengunjung, Agus Sanjaya (32) yang merupakan warga Bengkong Sadai saat ditemui sejumlah awak media mengatakan, dirinya merasa bosan dan stres berada di rumah, untuk menghilangkan stress , ia mengajak keluarganya untuk pergi menikmati wisata pantai Kampung Tua Tanjung Buntung yang berlokasi tidak jauh dari rumahnya.

"Kami stres di rumah bang, untuk menghilangkan stres kami pergilah ke pantai ini," kata Agus saat di wawancarai Media ini.

Dikatakan Agus, wisata ini sudah lama adanya, hanya saja banyak masyarakat luas yang tidak tahu. Lagipula lokasi ini sebenarnya bekas penambangan pasir sebelumnya.

"Wisata ini sudah lama ada bang. Bisa dibilang ini wisata lokal di Bengkong bang karena tidak banyak orang yang tahu pantai ini," ucap Agus.

Di tempat yang sama, salah seorang pedagang jajanan ringan Budyono mengatakan, dirinya mengaku kerap berjualan di tempat ini. Dimasa PPKM seperti ini ia mendapatkan penghasilan dengan berjualan di pantai tersebut.

"Alhamdulillah saya bisa jualan di sini. Karena kalau jualan di tempat lain selalu sepi apalagi kondisi PPKM gini," ujar Budyono.

Pantauan dilapangan,  terlihat ratusan warga  mendatangi wisata pantai ini. Meski tergolong sederhana, masyarakat sekitar mengaku puas dan dapat menghibur diri dan keluarga. 

Namun sangat disayangkan sebagian pengunjung banyak yang tidak memakai masker sehingga dikwatirkan sangat rawan terjadi penularan Covid-19. (PN/Pai)
 

Post a Comment

Disqus