Ads (728x90)

Dilihat 0 kali

 

Seluruh Fraksi DPRD Batam Sampaikan  Pandangan Umumnya Terhadap Ranperda RPJMD 2021-2026

BATAM, Sumutrealita.com –  Wakil Ketua III DPRD kota Batam Ahmad Surya didampingi Wakil ketua I DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaludin memimpin rapat paripurna ke 8 Masa Persidangan III Tahun sidang 2021 dengan agenda  pandangan umum atas Ranperda RPJMD Kota Batam 2021-2026 yang digelar di Ruang Serbaguna, DPRD Kota Batam, Batam Centre, Batam, Kamis (29/7/2021).

Sekwan DPRD Kota Batam menyampaikan bahwa anggota dewan yang hadir dan menandatangani daftar hadir maupun yang hadir secara virtual berjumlah 32 dan yang tidak hadir sebanyak 18 orang anggota dewan

Dalam rapat paripurna itu, delapan fraksi di DPRD Kota Batam menyampaikan Pandangan Umum terhadap Penjelasan Walikota Batam tentang Ranperda RPJMD 2021-2026.

Setiap fraksi hanya menyampaikan inti dari pandangan umum mereka tidak membacakannya lantaran seluruh aspirasi mereka sudah diakomodir oleh Walikota Batam, H Muhammad Rudi dalam Ranperda RPJMD Kota Batam 2021-2026 yang disampaikan pada rapat paripurna sebelumnya.  

Thomas Arihta Sembiring selaku juru bicara Fraksi PDI Perjuangan mengatakan Pemerintah Kota Batam dinilai lamban membangun investasi teknologi informasi untuk memperkuat layanan publik, database, maupun percepatan informasi khususnya wilayah hinterland yang sepenuhnya belum terjangkau.

Fraksi ini mempertanyakan, bagaimana pemerintah daerah mendorong adanya perbaikan Informasi Teknologi dalam mendorong layanan informasi publik dan penguatan data base yang aksesbilitas untuk kebijakan dan informatif kepada masyarakat luas.

Sementara itu, Fraksi Nasdem melalui juru bicaranya Asnawati Atiq menyebut potensi-potensi Batam semakin bisa dimaksimalkan, menyusul kebijakan pusat memposisikan Wali Kota Batam sebagai ex-officio Kepala Badan Pengusahaan Batam, yang tertuang dalam PP Nomor 62 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas PP Nomor 46 Tahun 2007 tentang Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam.

Sejak itu, menurut Fraksi Nasdem, Batam tak lagi diibaratkan “satu kapal dua nakhoda”, tetapi sudah menjadi “satu kapal dan satu nakhoda dengan dua mesin”

Sedangkan fraksi Demokrat PSI melalui juru bicaranya M Yunus meminta Pemko Batam lebih memperhatikan anak bangsa dan meningkatkan SDM guru serta membangun Rumah Sakit.
(Lan)


Post a Comment

Disqus