/*-- Start Maintenance Template -- */ /*-- Akhir Maintenance Template -- */

Ads (728x90)

Dilihat 0 kali

 


SERGAI, Sumutrealita.com – Pada minggu terakhir di bulan September ini, perkembangan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) masih terus berlangsung.

Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Drs. H. Akmal, AP, M.Si saat ditemui sejumlah awak media di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Senin (28/09/2020) mengatakan sejak Rabu (23/09/2020) hingga Minggu (27/09/2020), terjadi perubahan pada sebaran Covid-19 terjadi penambahan pada masing-masing kategori baik warga yang sembuh, terjangkit maupun meninggal dunia.

“ Informasi yang kami peroleh, ada 3 warga Sergai yang dinyatakan sembuh setelah menjalani isolasi dan tindakan medis. Ketiga warga tersebut adalah inisial MI (Lk, 51) dan AS (Lk, 40) yang sama-sama beralamat di Kecamatan Perbaungan dan inisial K (Lk, 58), warga asal Kecamatan Kotarih,” jelas Akmal.

Ia kemudian melanjutkan, selain warga sembuh, terdapat pula pertambahan kasus konfirmasi positif  Covid-19, sebanyak 5 warga.

“ Adapun warga Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat yang terkonfirmasi positif yaitu, inisial W (Pr, 55 ) warga asal Pegajahan yang merupakan kasus konfirmasi dari RSUD Deli Serdang. Lalu inisial SA (Pr, 51) juga asal Pegajahan dan sama-sama kasus konfirmasi dari RSUD Deli Serdang. Selanjutnya warga inisial D (Pr, 57) asal Kecamatan Perbaungan dan saat ini sudah dirujuk ke RS GL Tobing,” katanya. 

Kemudian, inisial DTA (Lk, 30) yang juga merupakan warga asal Kecamatan Perbaungan, terakhir seorang warga Sergai berinisial TMFA (Lk, 19) merupakan kasus konfirmasi hasil pemeriksaan RSK Paru Medan, warga Kecamatan Pantai Cermin dan saat ini ybs menjalani isolasi  mandiri, kata Akmal merinci. 

Sementara itu, Akmal menambahkan, terdapat penambahan 1 orang warga yang dinyatakan meninggal dunia akibat virus Corona.

“Kami juga memperoleh informasi jika 1 warga Sergai inisial M (Lk, 56) asal Kecamatan Sei Rampah, meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.  Korban meninggal dunia pada Kamis malam (24/09) dan langsung dimakamkam selepas waktu maghrib dengan protokol kesehatan Covid-19 di pemakaman umum Desa Firdaus. Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya akibat kejadian ini. Mudah-mudahan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi-Nya,” ungkapnya.

Akibat perkembangan yang terjadi, Akmal menyebut jika saat ini terdapat 169 kasus di peta sebaran Covid-19 dengan rincian 126 warga telah sembuh, 37 orang kasus konfirmasi positif Covid-19 sedang dalam isolasi mandiri maupun perawatan di RS rujukan serta 6 warga dinyatakan meninggal dunia akibat Covid-19.

Akmal mengingatkan, adanya korban jiwa dari peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat jika Covid-19 benar-benar eksis dan berpotensi besar membahayakan kesehatan dan keselamatan warga. “Untuk itu kami tidak henti-hentinya mengimbau kepada masyarakat agar taat serta disiplin menjalankan protokol kesehatan. Pakai masker saat beraktivitas di luar rumah, hindari keramaian, terapkan physical distancing atau jaga jarak aman, sering cuci tangan dengan sabun serta jaga imun tubuh dengan rajin olahraga dan konsumsi makanan bergizi,” tandasnya. (Bal) 


Post a Comment

Disqus