Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


BATAM, Sumutrealita.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam mendapat bantuan sebanyak 3.000 paket sembako dari Kawasan Industri Terpadu Kabil bersama seluruh tenant serta Yayasan Citramas.

Ketua Harian Gugus Tugas, Amsakar Achmad menerima bantuan tersebut dari Direktur Industri Terpadu Kabil, Peter Vincent di Kabil Warehouse Kawasan Industri Terpadu Kabil,  Kamis (30/4/2020).

Bantuan yang diberikan pelaku usaha di Batam itu untuk mendukung penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di kota Batam.

“Ini bentuk kontribusi kami bagi masyarakat sekitar Kawasan Industri Terpadu Kabil. Jumlahnya tak banyak tapi semoga bisa membantu meringankan beban masyarakat,” kata Peter.

Sembako bantuan ini akan dibagikan kepada warga yang terdampak Covid-19. Khususnya yang berada di Kecamatan Nongsa.

Hal senada disampaikan Direktur HRD Citramas, Naradewa yang mengatakan 3.000 paket sembako ini terkumpul dari sumbangan seluruh tenant yang ada di Kawasan Industri Terpadu Kabil. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian atas situasi yang dihadapi bersama sekarang.

“Dengan adanya bantuan ini, kami harap beban pemerintah bisa berkurang,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Harian Gugus Tugas yang juga Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mewakili Pemerintah Kota Batam dan Gugus Tugas menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan tersebut. Menurutnya bantuan ini diperlukan untuk melengkapi kekurangan sembako yang disiapkan pemerintah.

“Tentunya ini sangat membantu, bagi pemerintah, dan terutama bagi masyarakat yang terdampak. Dalam upaya penanganan Covid-19 ini memang perlu upaya kolektif kita bersama. Kita berusaha dan kita berdoa semoga pandemi ini segera berakhir,” tuturnya.

Pada hari yang sama, Gugus Tugas Covid-19 Batam juga menerima bantuan dari perusahaan lain. Yaitu 5.000 masker medis dan 200 masker N95 dari PT Flektronik Mukakuning.

Bantuan diserahkan perwakilan perusahaan kepada Ketua Gugus Tugas/Wali Kota Batam, Muhammad Rudi di Dataran Engku Putri Batam Centre. (MC)

Post a Comment

Disqus