/*-- Start Maintenance Template -- */ /*-- Akhir Maintenance Template -- */

Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


Asahan,Sumutrealita.com

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan mengikuti Peringatan Hari Anti Nakotika (HANI) tahun 2021 secara virtual yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia.

Acara yang digelar secara Virtual dilaksanakan di aula Melati Kantor Bupati Asahan, Senin (28/06/2021), dan tampak dihadiri oleh Bupati Asahan H. Surya Bsc, Unsur Forkopimda diantaranya Kapolres Asahan, Dandim 0208/AS (mewakili), Kajari Asahan(mewakili), Danlanal TBA, Danyon 126, Sekretaris Daerah Jhon Hardi Nasution M. Si, Para Asisten, OPD, Kepala BNN Kabupaten Asahan Kompol Rohim Marthin Gultom, S.Sos, MH, serta beberapa camat dan kepala desa di wilayah Kabupaten Asahan yang akan menerima Sertifikat Penghargaan Penyelenggaraan Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar).

Adapun Tema dari peringatan HANI Tahun 2021 ini yaitu " Perang Melawan Narkoba (War On Drugs) di Era Pandemi Covid 19 Menuju Indonesia Bersih Narkoba (Bersinar)”.

Kepala BNN Republik Indonesia, Komjen Petrus Reinhard Golose mengatakan, sebagai bentuk sinergisitas dengan menitikberatkan prekursor narkotika Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) tahun 2020-2024, pihaknya telah melakukan beberapa langkah strategis.

"Langkah strategis yang dilakukan Badan Narkotika Nasional dalam upaya perang melawan narkotika yaitu melalui strategi soft power approach berupa aktivitas pencegahan agar masyarakat memilki ketahanan diri dan daya tangkal terhadap penyalahgunaan narkotika," tegas Petrus Golose.

Selain itu masih di katakan Petrus bahwa BNN telah melakukan upaya rehabilitasi bagi para pecandu dan penyalahguna narkotika serta BNN juga memfokuskan pada aspek penegakan hukum yang tegas dan terukur dalam menangani sindikat narkotika serta penggunaan teknologi informasi di era digital dalam upaya penanggulangan narkotika. 

"BNN telah melaksanakan tugas, (seperti) program Desa Bersinar di 553 desa/kelurahan. Hal lainnya yaitu mengungkap 107 jaringan sindikat berskala nasional dan internasional dari 126 jaringan yang berhasil dipetakan," terang Petrus saat melaporkan kepada Wakil Presiden Republik Indonesia Prof. Dr. K. H. Ma'ruf Amin.

Pada kesempatan tersebut, Wapres Ma'ruf Amin, meminta BNN dan seluruh komponen bangsa terkait untuk terus berperan aktif serta bekerja secara nyata dan serius guna memerangi sindikat narkoba.

“Saya sangat mengapresiasi kepada BNN, TNI, Polri, serta jajarannya dan seluruh pihak yang telah berperan aktif melakukan berbagai upaya untuk memerangi sindikat narkoba. Jangan cepat berpuas diri, jangan lengah dan tetap waspada serta terus tingkatkan pencapaian yang dilakukan untuk melawan narkoba demi tujuan bersama, dengan tetap melakukan protokol kesehatan yang ketat menuju Indonesia bersih dan bebas dari narkoba,” tegas Wapres Ma'ruf Amin.

Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin juga menyebut bahwa narkoba dan Covid-19 merupakan dua musuh bersama yang dihadapi oleh seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia, karena berimbas pada semua lini kehidupan manusia.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin juga mencanangkan program Desa Bersih Narkoba (Bersinar) sebagai salah satu upaya berkesinambungan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dari Badan Narkotika Nasional (BNN). 

Wapres mengatakan program Desa Bersinar tersebut sejalan dengan prioritas pembangunan nasional terkait pembangunan yang dimulai dari desa. Masyarakat desa, lanjutnya, merupakan ujung tombak dari upaya pemulihan ekonomi nasional untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

"Masyarakat desa memiliki potensi dan kekuatan besar dalam melawan narkoba secara bersama-sama," ucap Wapres.

Setelah sambutan dari Wapres tersebut, Bupati Asahan menyerahkan Sertifikat Penghargaan Penyelenggaraan Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar). Penyerahan sertifikat tersebut diberikan kepada :
1. Desa Hessa Perlompongan, Kecamatan Air Batu;
2. Desa Sipaku Area, Kecamatqn Simpang Empat;
3. Desa Pondok Bungur, Kec. Rawang Panca Arga;
4. Desa Serdang, Kecamatan Meranti dan;
5. Desa Silo Bonto, Kecamatan Silau Laut. (DS)

Post a Comment

Disqus