Ads (728x90)

Dilihat 0 kali

 

Masyarakat Sei Beduk Minta DPRD Kota Batam Memfasilitasi Agar Dapat Bekerja di Kawasan Industri Batamindo dan Panbil


BATAM, Sumutrealita.com – Masyarakat kecamatan Sei Beduk meminta DPRD Kota Batam agar memfasilitasi agar dapat bekerja di kawasan industry Batamindo dan Panbil. Hal itu lantaran kedua kawasan itu berada di kecamatan Sei Beduk.

“ Batamindo adalah kawasan industri dan juga kawasan kami bermukim,tapi kami tidak punya kesempatan untuk berpartisipasi atau bekerja di kawasan Batamindo dan Panbil,” kata Anwar Anas selaku juru bicara masyarakat Sei Beduk pada saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Serbaguna DPRD Kota Batam, Kamis (17/6/21).

RDP itu dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Kota Batam, Ruslan M. Aliwasyim dan dihadiri oleh Ketua Komisi IV DPRD, Ides Madri, Sekretaris Komisi IV, Tumbur Sihaloho, Wakil Ketua I, M. Kamaludin dan anggota Komisi IV, Mochamad Mustofa dan pihak management kawasan Batamindo dan Panbil dan warga Sei Beduk.

RDP ini digelar atas aspirasi dari masyarakat kecamatan Sei Beduk yang merasa tidak dilibatkan sebagai tenaga kerja di kawasan Batamindo dan Panbil yang merupakan wilayah masyarakat Sei Beduk. Selain itu RDP tersebut juga membahas terkait dana CSR dan AMDAL.

Lebih lanjut Anwar mengatakan bahwa tingkat pengangguran di Sei Beduk cukup tinggi, untuk itu diharapkan kepada pemilik kawasan untuk memberikan ruang kepada mereka untuk bekerja.

“Kami prihatin dengan akan banyaknya anak kecamatan Sei Beduk yang sedang pengangguran di Sei Beduk, Hal ini nanti akan mengakibatkan konfilk di masyarakat. Kami hanya ingin bekerja agar bisa menafkahi keluarga kami," tegas Anwar.

Menanggapi permasalahan tersebut, Ruslan sangat mengapresiasi tindakan yang diambil oleh masyarakat Sungai Beduk sudah mengambil langkah yang tepat datang ke DPRD.

“Kami sangat mengapresiasi terhadap apa yang dilakukan dan tindakan yang diambil oleh masyarakat Sei Beduk, terima kasih sudah menyiasati kegiatan ini, mudah-mudahan ada tindak lanjutnya,” harap Ruslan.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ketua Komisi IV, Ides Madri yang mengapresiasi masyarakat peduli Sei Beduk  karena telah menyampaikan aspirasinya melalui wakil rakyat.

“ Kami hanya memediasi akan apa yang disampaikan oleh masyarakat Peduli  Sei Beduk terhadap aspirasinya, namun kami juga punya keterbatasan, sehingga kami hanya bisa memfasilitasi dan tidak punya wewenang untuk menekan. namun walaupun demikian, kami akan mendorong fasilitasi agar berjalan dengan baik demi mencapai keinginan kita semua,” pungkasnya.(RN/Lan)


    

Post a Comment

Disqus