/*-- Start Maintenance Template -- */ /*-- Akhir Maintenance Template -- */

Ads (728x90)

Dilihat 0 kali



Kondisi Jalan Yang Rawan Longgsor Di Kecamatan Singkep Pesisir (Fhoto : Istimewa)

LINGGA, Sumutrealita.com – Dalam sebulan ini curah hujan cukup tinggi di Lingga akibatnya kondisi jalan penghubung antara Kecamatan tersebut saat ini sedang rawan longsor. Kondisi yang memprihatinkan ini membuat Kepala Dinas Perhubungan kabupten Lingga, Yusrizal sangat kwatir oleh sebab itu ia menyarankan kepada masyarakat Lingga agar berhati hati jika melintasi Desa Berindat, Desa Persing dan Desa Sedamai Kecamatan Singkep Pesisir.

”Saya mengharapkan sekali agar penguna jalan raya untuk berhati-hati, karena kondisi bukit yang tinggi dan jalan yang dekat laut sehingga rawan longsor,”ujar Yusrizal,  Jumat (28/4/2017).

Kondisi tanah, dikatakan Yusrizal, di jalan pengubung antar Kecamatan tersebut memang sangat labil. Apalagi dengan datangnya musim hujan mengakibatkan tanah perbukitan tersebut sangat berbahaya. Mantan Kabag Humas Kabupaten Lingga ini meminta agar warga atau penguna jalan untuk tetap waspada dan berhati-hati saat melintas.

Salah seorang warga Dabo, Yudi (37) mengaku, sangat terbantu dengan adanya rambu-rambu yang di pasang di tepi jalan. Dengan adanya rambu-rambu tersebut para pengendara dapat lebih berhati-hati saat melintas.

”Kita bersyukur dengan adanya plang pemberitahuan tersebut, setidaknya dengan adanya rambu-rambu itu menandakan bahwa pemerintah hadir.”ujar pria yang mengaku sering melintas di jalan tersebut.

Hal yang sama juga di sampaikan Rohmi (27) ibu muda ini mengaku was-was dan takut saat melintas di jalan yang dibangun dengan biaya APBN tersebut. Namun menurutnya tidak ada pilihan lain. Rohmi terpaksa harus melewati jalan tersebut apabila akan ke Dabo kalau tidak ingin memutar ke jalan Singkep Barat yang lebih jauh jaraknya.

Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah-langkah agar jangan sampai jalan penghubung antar kecamatan tersebut akan memakan korban jiwa. (oni/red)

Post a Comment

Disqus