/*-- Start Maintenance Template -- */ /*-- Akhir Maintenance Template -- */

Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


   Gubernur Kepri, Nurdin Basirun Saat Menemui Pendemo (Fhoto : Istimewa)


BATAM, Sumutrealita.com  – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun berjanji akan merevisi Peraturan Gubernur nomor 21 tahun 2017 tentang kenaikan Tarif  Dasar Listrik. Revisi Pergub ini disampaikannya dihadapan masyarakat Batam ketika menggelar aksi damai pada Senin (17/4/2017) di depan kantor walikota Batam di jalan Engku Putri, Batam Centre.

Pembahasan revisi Pergub tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat ini dan Nurdin Basirun berjanji akan melibatkan Walikota Batam, H Rudi SE dan tokoh masyarakat Batam.

Walau Pergub tersebut akan direvisi Bright PLN Batam saat ini tetap memperlakukan Tarif Dasar Listrik (TDL) sesuai Pergub nomor 21 tahun 2017.

Comunication & External Relation Humas PLN Batam, Yoga Perdana Sulastama ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat SMS dari Hand Phone selulernya mengatakan tugas Bright PLN Batam untuk melayani masyarakat tarif tetap mengacu kepada Pergub nomor 21 tahun 2017 tentang kenaikan Tarif  Dasar Listrik (TDL) .

“ Tugas kami melayani masyarakat aja bg, tarif  tetap mengacu ke Pergub itu, tks,” kata Yoga melalui psan singkat SMS dari Hand Phone selulernya pada Selasa (18/4/2017).

Sementara itu anggota Komisi IV DPRD Batam, Bobby Alexander Siregar ketika ditemui di Kepri Mall, Selasa (18/4/2017) mengharapkan agar Gubernur Kepri, Nurdin Basirun terlebih dahulu mencabut Pergub nomor 21 tahun 2017 tentang TDL sambil direvisi, setelah selesai direvisi baru Pergub tersebut disosialisasikan ke masyarakat Batam.

“Sebaiknya menunggu untuk Pergub itu selesai direvisi, seharusnya Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mencabut Pergub tersebut terlebih dahulu,” kata Bobby.

Bobby menceritakan bahwa istrinya terpaksa pulang kembali ke rumah saat akan membayar listrik lantaran uangnya kurang dan merasa terkejut sekali lantaran pembayaran listrik mereka membengkak.

“Istri saya terpaksa balik pulang ketika membayar listrik lantaran uang yang dibawanya kurang untuk membayar listrik yang jumlahnya sangat membengkak,” ujar Bobby dengan mimik wajah sedih.

Bobby yakin bahwa seluruh masyarakat Batam pasti menjerit dengan pembayaran listrik mereka dengan TDL yang baru ini. (IK/man/red)

Post a Comment

Disqus