Ads (728x90)

Dilihat 0 kali

 

Binda Kepri Gelar Vaksinasi Massal dengan Door To Door
Vaksinasi Massal Yang Digelar Binda Kepri (20/11/2021) (Fhoto : Ist)


BATAM, Sumutrealita.com – Untuk membantu Pemprov Kepri agar capaian Vaksinasi Covid-19 tercapai 100 % pada akhir 2021 ini, Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Kepulauan Riau (Kepri) menggelar Vaksinasi Covid-19 dengan Door to Door (DTD) yang dilaksanakan di kawasan pemukiman rumah liar, Kampung Belian RT 03 RW 28, dan rumah liar di Jalan Masjid Nurul Iman, RT 07 RW 16, Baloi Kolam, Batam Kota.

Kegiatan Vaksinasi yang dilaksanakan pada Sabtu (20/11/2021) ini terbuka bagi masyarakat umum yang belum menerima dosis I dan II, untuk jenis Sinovac maupun Astrazeneca, dengan target yang divaksin sebanyak 1.500 orang.

Berbeda dengan kegiatan sebelumnya, Vaksinasi dilaksanakan di sejumlah titik lokasi. Untuk Vaksinasi Massal, dilaksanakan di Sekolah Duta Maitreya Maha Vihara Kota Batam.

Kabinda Kepri Brigjen Pol. RC. Gumay yang diwakilkan Kabagops Binda Kepri Kolonel Chb. Komara Manurung mengatakan kegiatan Vaksinasi ini digelar bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Dinas Kesehatan Kota Batam dan Lanal Batam.
Ia menyebut Vasinasi Massal maupun DTD diselenggarakan untuk semakin memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan Vaksin Covid-19.

Ia menyebut Binda Kepri telah mendistribusikan sebanyak total 33.053 dosis Vaksin dan akan terus bertambah seiring dengan pelaksanaan Vaksinasi yang akan dilanjutkan hingga akhir tahun 2021.
Beliau mengharapkan agar masyarakat yang berusia 12-17 tahun dan lebih dari 18 tahun yang belum mendapat vaksin agar segera mengikuti vaksinasi Covid-19 di tempat yang telah disediakan.
Dikatakannya walau kasus Covid-19 di Kepri telah menunjukkan tren penurunan, namun masyarakat harus tetap mewaspadai penyebaran Covid-19, khususnya varian baru Delta Plus yang telah ditemukan di Singapura dan Malaysia.

“Vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu cara untuk menekan penyebaran Covid-19, selain menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan,” ucapnya. (rdk)


 

Post a Comment

Disqus