/*-- Start Maintenance Template -- */ /*-- Akhir Maintenance Template -- */

Ads (728x90)

Dilihat 0 kali

 

Jefridin Memuji Harris Resort Waterfront Yang Memajang Tanjak dan Tepak Sirih

BATAM, Sumutrealita.com  - Seketaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin memuji Harris Resort Waterfront Batam yang ikut mengenalkan tepak sirih, tanjak dan kuliner khas Melayu kepada pengunjung.

Hal itu disampaikan oleh Jefridin usai menjadi narasumber dalam karantina 20 finalis Pemilihan Duta Wisata Encik dan Puan Kota Batam tahun 2021, Selasa (30/3/2021). 

"Saya turut berbangga bahwa hotel (Harris Resort Waterfront) memajang tepak sirih dan tanjak," katanya 

Jefridin mengatakan tepak sirih ini salah satu peralatan yang selalu digunakan dalam prosesi adat Melayu seperti tari persembahan. Tepak sirih sebagai pembuka kata, sebelum memulai perundingan makan sirih terlebih dahulu. 

"Tanjak sebagai penutup kepala biasanya digunakan saat acara adat, seperti  pernikahan," ujarnya.

Jefridin meminta  tak hanya Harris Resort Waterfront Batam, promosi tentang budaya Melayu juga seharusnya diikuti oleh hotel dan  resort lainnya di Kota Batam. Dengan begitu budaya dan pariwisata Kota Batam makin dikenal oleh wisatawan domestik maupun mancanegara. 

"Semua hotel ikut  mensosialisasikan tentang benda yang sangat sakral di sisi adat Melayu," ucapnya. 

General Manager Harris Resort Waterfront  Batam, M. Mufrani mengatakan selain menampilkan  tepak sirih dan tanjak, Harris Resort Waterfront juga menghadirkan menu Melayu seperti mie lendir, sup ikan Batam, jus buah naga, ayam pajri nanas, dan ikan asam pedas dalam sajian kulinernya.


"Hal ini dalam  rangka kita mendukung program Pemerintah Kota (Pemko) Batam  untuk memajukan budaya Melayu,” sebutnya.

Sementara Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata mengapresiasi upaya Harris Resort Waterfront Batam yang ikut serta mengenalkan budaya Melayu kepada pengunjung khususnya wisatawan. Ardi berharap budaya Melayu lainnya  juga dipromosikan,  seperti memperdengarkan lagu Melayu dan mewajibkan karyawan  memakai busana Melayu.

“Sesuai  Peraturan Daerah (Perda) Kota Batam Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Pemajuan Kebudayaan Melayu serta mempromosikan kepada wisatawan," katanya. 

Kepada Sekda, Ardi juga menyampaikan Swiss-Belhotel Harbour Bay Batam juga menghadirkan menu Lendot sebagai hidangan pembuka (appetizer) kemudian ikan asam pedas sebagai hidangan utama (mencourse). 

"Saya sangat senang hotel dan resort di Batam telah menawarkan kuliner khas Melayu, dalam rangka mengenalkan makanan khas kita kepada wisatawan," pungkasnya. (MCB)


Post a Comment

Disqus