Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


LABUHANBATU, Sumutrealita.com - Pemkab Labuhanbatu melaksanakan program  Kampung Tangguh Bumi Nusantara Ikabina Enpabolo yang di awali dengan lounching Expose di kelurahan Aek Paing Kecamatan Rantau Utara, Rabu (8/7/2020).

Program itu dilaksanakan untuk membangkitkan kesadaran dan semangat masyarakat di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Bupati Labuhanbatu H.Andi Suhaimi mengharapkan agar program kegiatan tersebut tidak hanya bersifat seremonial belaka, tetapi harus berkesinambungan hingga dapat menghasilkan sesuai yang kita harapkan.

“ Dengan diciptakannya kampung tangguh semoga masyarakat juga menjadi tangguh, tangguh dalam artian mampu menyikapi dan menghadapi keadaan dalam kondisi apapun, termasuk menyikapi Covid-19 yang sedang kita hadapi,” kata Andi Suhaimi.

Ia menyebutkan bahwa tangguh dalam ketahanan pangan juga sangat diperlukan dimasa pandemi ini, masyarakat harus bisa mandiri untuk memenuhi kebutuhan sehari hari.

Diakhir kesempatan tersebut, Bupati Labuhanbatu mengajak seluruh intansi terkait agar selalu bergandeng tangan dengan masyarakat, agar apa yang dinamakan kampung tangguh mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di kampung itu.


Selanjutnya H. Andi Suhaimi juga berharap dari kampung tangguh itu lahir inovasi yang bisa dicontoh oleh daerah lain sehingga daerah ini menjadi tujuan ataupun wisata perkebunan maupun wisata lumbung pangan mandiri masyarakat. 

“ Kampung tangguh kampung kuat yang masyarakatnya mampu memproteksi dirinya tangguh secara mandiri,” katanya.

Sementara itu Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat, SIK, MH yang menghadiri kegiatan tersebut mengatakan tidak ada yang bisa menjamin dampak dari pandemi Covid-19 tidak menyebar di wilayah kita, kesehatan adalah dampak utama dari penyebaran virus ini, selain itu sosial dan budaya juga menjadi sasaran dari virus tersebut.

“ Masyarakat harus memiliki ketangguhan pangan sehingga bisa sorfrid, inilah yang mendasari terciptanya kampung tangguh,” katanya.

Dikatakannya, kampung tangguh adalah kampung yang masyarakatnya bisa mandiri, mengedukasi masyarakat bertahan di tengah pandemi, tidak hanya berharap dari bantuan pemerintah, namun bisa mengatasi permasalahan secara mandiri.

 “ Diharapkan agar masyarakat tidak hanya harus mandiri dalam pangan, masyarakat juga harus mandiri dengan kesehatan, tidak mesti bergantung oleh Dinas kesehatan ataupun Puskesmas hanya untuk memiliki masker dan cuci tangan,” tegas Agus Darojat, SIK.MH.

Tampak hadir dalam kegiatan itu, Bupati Labuhanbatu, H.Andi Suhaimi Dalimunthe ST,MT, Kapolres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat SH.SIK, Ketua DPRD Kabupaten Labuhanbatu Hj.Meika Ryanto, Kasdim 0209/LB,Kajari Rantau prapat Kumaedi SH, Ketua , Ketua Pengadilan Negeri Rantauprapat Khamazaro Waruwu, SH, MH,  Kadis Pertanian Ir. Agus Salim Ritonha ,Seluruh OPD, Camat, Lurah, Perwakilan Bank Sumut,  ,Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat.

Setelah dilakukan pemukulan gong tanda diresmikannya Kampung tangguh, Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe bersama Kapolres Labuhanbatu dan Ketua DPRD bersama rombongan melepas benih ikan lele di kolam milik Solihin dan dilanjutkan meninjau lokasi penanaman bibit jagung. (bs)

Post a Comment

Disqus