Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


Bupati Bintan Apri Sujadi (Fhoto : Istimewa)

BINTAN, Sumutrealita.com – Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan angka penyebaran Covid-19 di Bintan terkendali, Pemkab Bintan memutuskan untuk membuka sektor pariwisata namun para pelaku usaha pariwisata ekonomi kreatif (Parekraf) harus tetap menerapkan protocol kesehatan.

Sebelumnya pada bulan Maret lalu total kasus positif Covid-19 di Bintan ada tujuh orang dan saat ini sudah enam orang sembuh dan satu orang meninggal dunia itu yang ABK kapal. 

Dengan demikian upadate perkembangan Covid-19 hingga saat ini tidak ada kasus baru, oleh sebab itu Pemkab Bintan telah memulai untuk kembali membuka sektor pariwisata, salah satunya wisata Lagoi.

Bupati Bintan mengharapkan dengan dibukanya kembali sector pariwisata kunjungan wisata di destinasi wisata di daerah Bintan dapat kembali meningkat. Mengingat sumber pendapatan di kabupaten Bintan 60 % berasal dari sector pariwsata.

Ia menyebutkan pembukaan wisata di wilayah Bintan karena status Bintan nihil angka kasus positif baru sejak dua hari lalu.

Ia sangat yakin kawasan yang ada di wilayah Bintan salah satunya Lagoi akan ramai dikunjungi wisatawan. Apalagi jika pengelola kawasan wisata tersebut menerapkan protokol kesehatan yang berkualitas.

Selain itu, katanya, kawasan wisata Lagoi jauh dari pemukiman penduduk dengan luas sekitar 23.000 hektare diharapkan memberi keamanan bagi para wisatawan yang hendak berlibur ke Lagoi.

Kasus baru Covid-19 di Bintan nihil, lalu bagaimana dengan kasus Covid-19 di daerah kabupaten dan Kota se provinsi Kepri ?

Berikut ini kami jelaskan  update perkembangan kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di seluruh wilayah provinsi Kepri. 

Pada tanggal 19 Juli 2019 terjadi penambahan pasien Covid-19 seorang bocah berinisial CA (8) merupakan pasien nomor 313 di Kepri saat ini  bersangkutan sedang menjalani Karantina di RSKI Covid-19 Galang Batam.

Plt Gubernur Kepri, Isdianto (Fhoto : Istimewa) 

Pada hari ini terdapat 2 (dua) orang pasien sembuh dari Covid -19 di Kota Batam, yang pertama : pasien nomor 289 atas nama Tn. Man berusia 59 tahun yang sebelumnya menjalani Karantina di RSKI Covid -19 Galang Batam

Sedangkan yang kedua, pasien nomor 291 atas nama Tn. WAo berusia 19 tahun yang sebelumnya menjalani Karantina di RSKI Covid -19 Galang Batam.

Plt Gubernur Kepri, H Isdianto yang juga Ketua Gugus Tugas provinsi Kepri dalam rilisnya menjelaskan Kumulatif data perkembangan Covid-19 di provinsi Kepri, jumlah total kasus Covid-19 bertambah satu orang menjadi 345 orang. Sedangkan yang sedang dirawat saat ini berkurang satu orang dari sebelumnya menjadi 27 orang, yang meninggal dunia sebanyak 16 orang, yang sembuh dari Covid-19 juga bertambah dua orang dari sebelumnya menjadi 302 orang.


Berikut ini rincian kasus Covid-19 untuk kota dan kabupaten di provinsi Kepri :
  1. Untuk Kota Batam, komulatif jumlah kasus saat ini bertambah satu orang dari sebelumnya menjadi sebanyak 269 orang, kasus aktif atau yang sedang dirawat saat ini berkurang satu orang menjadi 25 orang. Dari 25 orang pasien Covid-19 tersebut 24 orang dirawat di RSKI Covid-19, Galang, Batam dan seorang pasien di rawat di RS Embung Fatimah, korban yang meninggal dunia sebanyak 11 orang, yangs embuh dari Covid 19 bertambah dua orang dari sebelumnya menjadi 233 orang. Status penyebaran Covid-19 zona resiko sedang.
  2. Untuk kota Tanjungpinang, kumulatif jumlah kasus masih tetap dari hari sebelumnya yakni sebanyak 29 orang, kasus aktif atau yang sedang dirawat saat ini sebanyak 2 orang dan keduanya dirawat di rumah singgah Rumah Sakit (RS) Raja Ahmad Thabid, yang meninggal dunia sebanyak 3 orang, yang sembuh sebanyak 24 orang, Status penyebaran Covid-19 zona kuning.
  3. Untuk kabupaten Bintan, kumulatif jumlah kasus masih tetap dari hari sebelumnya yakni sebanyak 8 orang, kasus aktif atau yang sedang dirawat saat ini sudah tidak ada, meninggal dunia sebanyak 1 orang, yang sembuh sebanyak 7 orang. Status penyebaran Covid-19 zona kuning.
  4. Untuk kabupaten Karimun , kumulatif jumlah kasus sebanyak 6 orang, kasus aktif atau yang sedang dirawat saat ini sudah tidak ada, meninggal dunia tidak ada, yang sembuh sebanyak 6 orang. Status penyebaran Covid-19 zona kuning.
  5. Untuk kabupaten Lingga, kumulatif jumlah kasus sebanyak 1 orang, kasus aktif atau yang sedang dirawat saat ini sudah tidak ada, meninggal dunia satu orang, yang sembuh tidak ada. Status penyebaran Covid-19 zona hijau.
  6. Untuk kabupaten Natuna, kumulatif jumlah kasus tidak ada. Status penyebaran Covid-19 zona hijau.
  7. Untuk kabupaten Anambas, kumulatif jumlah kasus tidak ada. Status penyebaran Covid-19 zona hijau.
  8. Untuk Sabuk Nusantara, kumulatif jumlah kasus sebanyak 3 orang dan ketiga pasien itu sudah sembuh semuanya.
  9. Untuk Kelud, kumulatif jumlah kasus sebanyak 29 orang dan seluruhnya telah sembuh.


Isdianto menyebutkan Tim Bersatu Lawan Covid-19 Provinsi Kepri di Kota Batam, melakukan sosialisasi, edukasi dan dilanjutkan dengan pembagian masker dan handsanitizer di perumahan Taman Marchelia Batam Center, Gereja Kristen Protestan Simalungun Sungai Panas dan Masjid Darussalam, dan Perum Buana Vista 3 Batam Center.

Sedangkan Tim Reaksi Cepat BPBD Provinsi Kepulauan Riau melakukan kegiatan penyemprotan cairan disinfektan di Masjid Ash-hashaburridjal di Jalan Sunaryo dan Masjid Al Irsyad Kampung Jawa Tanjungpinang.

“ Saudara-saudaraku tercinta, Marilah kita senantiasa meningkatkan keperdulian demi kepentingan bersama, tetap mawas diri, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan gunakan masker, cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir dan menghindari kerumunan,” katanya.

Ia mengajak seluruh masyarakat Kepri untuk berpartisipasi dan bekerjasama dalam mencegah penyebaran Covid-19 melalui penerapan Protokol Kesehatan secara baik, benar, dan lebih meningkatkan kewaspadaan. 

“ Tetap jaga kesehatan, tetap perduli dan disiplin, tetap utamakan protokol kesehatan bersama kita memutus rantai penyebaran Covid-19. Adapun Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, dapat diakses melalui web https://bit.ly/sopcovid19kepri,” tutupnya. (Par)

Post a Comment

Disqus