/*-- Start Maintenance Template -- */ /*-- Akhir Maintenance Template -- */

Ads (728x90)

Dilihat 0 kali


Asahan,Sumutealita.com

Pembiayaan produktif BTPN Syariah diberikan secara berkelompok yang disebut Tepat Pembiayaan Syariah, adalah pembiayaan tanpa jaminan yang diberikan untuk modal usaha bagi masyarakat prasejatera produktif khususnya perempuan.

Demikian dikatakan Ainul Yaqin, selaku Coorporate Communication and Marketing Communication Head BTPN Syariah kepada wartawan disela kunjungannya meninjau kelompok nasabah di Kelurahan Binjai Serbangan, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (9/12/2021).

Lanjut Ainul menjelaskan bahwa BTPN Syariah adalah sebuah Bank yang lahir di 14 Juni 2014 dan pada tanggal 8 Mei 2018 BTPN Syariah telah menjadi pbk atau listing di Bursa efek yang memiliki Asset sebesar 17 Triliun dan untuk disalurkan ke masyarkat pra sejahtera prouktif BTPN syariah menyeidakan sebesar 10,2 Triliun.

Jumlah Nasabah yang telah dilayani oleh BTPN Syariah dalam bentuk pembiayan ini telah mencapai 6 juta Nasabah namun yang aktif berkisar 4 Juta Nasabah.

Masih disampaikan Ainul, tujuan BTPN Syariah melayani nasabah Pra Sejahtera adalah untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi masyarakat yang baik sehingga masyarkaat mendapatkan pembiayaan yang terarah yang artinya masyarakat itu tidak hanya mendapatkan modal usaha saja namun pelu mendapatkan pola pola pendampingan yang terukur dan berkelanjutan sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat dapat terlihat dari waktu ke waktu.

“ BTPN Syariah tidak hanya memberikan Modal usaha saja kepada kelompok masyarakat namun juga memberikan pendampingan yang terukur dan berkelanjutan,” ujar Ainul.

Lanjut Ainul mengatakan bahwa pihak BTPN Syariah memiliki Platpon Pembiayaan yang diberikan kepada kelompok keluarga Pra sejahtera mulai dari Rp. 2 Juta hingga Rp. 100 Juta .

Di Asahan, program ini hadir sejak tahun 2015 silam dan kini sudah memiliki 9.946 nasabah di tiga kecamatan yakni Kisaran Timur, Kisaran Barat serta Air Joman. Sukses memberikan permodalan bagi ibu.

Ainul menambahkan, pihaknya juga memberikan reward bagi nasabah pembiayaan produktif yang disiplin membayar angsuran dan dapat bermanfaat bagi sesama anggota serta bisa menginspirasi dan berguna bagi orang di sekitarnya.

Pembiayaan produktif  BTPN Syariah diberikan secara berkelompok yang disebut Tepat Pembiayaan Syariah, adalah pembiayaan tanpa jaminan yang diberikan untuk modal usaha bagi masyarakat prasejatera produktif khususnya perempuan.

Ainul mengemukakan bahwa semua pertumbuhan nasabah tersebut adalah upaya dari ketangguhan para bankir pemberdaya di lapangan yaitu Community Officer (CO) bankir yang memberikan pemberdayaan dan pelayanan kepada perempuan keluarga prasejahtera produktif.

Perjalanan digital nasabah inklusi dimulai dari aplikasi termuktahir yang digunakan oleh petugas lapangan atau community officer, para bankir pemberdaya, dalam melayani, memberi pengaruh yang baik kepada para nasabah untuk terus beradaptasi dengan teknologi.

Ainul Yaqin menambahkan, total nasabah pendanaan dan nasabah pembiayaan hingga saat ini yang masih aktif berjumlah 4 juta.

“Fungsi utama bank ini yakni menghimpun dana dari keluarga sejahtera dan menyalurkan kepada keluarga prasejahtera produktif,” ucapnya.

Ditambahkannya, BTPN Syariah tetap berupaya menjadi organisasi yang terus tumbuh bersama menginspirasi untuk seluruh stakeholder mulai dari nasabah, keluarganya dan komunitas untuk mewujudkan niat baik lebih cepat.


Sementara itu, Raisah (46) seorang ibu rumah tangga di Kecamatan Air Joman, Asahan yang menjadi penerima manfaat pembiayaan BTPN Syariah mengaku bersyukur bisa mengetahui dan mendapatkan manfaat program ini.Ibu tiga anak ini awalnya sempat mendapatkan bantuan pinjaman dari koperasi dengan bunga tinggi namun usaha penjualan kripik yang dia lakukan tidak berkembang.

“Saya bergabung di sini sudah 5 tahun dari mulai pinjaman 2 juta sampai 10 juta. Angsurannya ringan. Di sini kami bukan hanya sebagai peminjam, tapi kami juga mendapatkan pelatihan bagaimana mengelola dan melakukan manajemen keuangan. Alhamdulillah usaha keripik saya lumayan sampai bisa sekolahkan anak dan renovasi rumah,” kata dia. 

Ditempat Terpisah Pemerintah Kecamatan Air Joman yang di wakili oleh Sekretaris Camat Air Joman, Masli Nainggolan mendukung program yang di jalankan BTPN Syariah ini sehingga masyarakat pra Sejahtera khususnya yang berada di Kecamatan Air Joman dapat tertolong dalam permasalahan permodalan usaha.

“ kami ucapkan terimakasih kepada BTPN Syariah yang telah menmberikan bantuan permodalan kepada masyarakat khususnya di Kecamatan Air Joman,’ ujar Masli. (DS)

 

Post a Comment

Disqus