Ads (728x90)

Dilihat 0 kali

 


Asahan,Sumutrealita.com

Bupati Asahan, H Surya BSc bersama dengan Wakil Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar S.Sos M.Si beserta unsur Forkopimda melakukan peninjauan langsung pos penyekatan larangan mudi lebaran Idul Fitri 1442 H di pintu masuk dan keluar wilayah Kabupaten Asahan, Kamis (6/5/2021).

Dalam pemantauan ini, Bupati Asahan mengatakan bahwa pelaksanaan pemantauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan Pos pelayanan Penyekatan Arus Mudik di Wilayah kabupaten Asahan yang mana menjadi Intruksi dari Pak Kapolri terhadap larangan mudik yang dimulai  dari tanggal 06 Mei 2021 sampai dengan  17 Mei 2021.

" Saat ini kita Forkopimda Asahan turun lengkap yakni ada saya selaku Bupati Asahan,Kapolres Asahan, Dandim 0208/AS, Kepala Kejaksaan Negeri Kisaran, Ketua PN, Danlanal TB/AS, Danyonif 126/KC," ucap Bupati Asahan.

Lanjut Bupati Asahan mengatakan bahwa personil pos penyekatan terdiri dari jajaran Polres Asahan, Dinas Perhubungan bekerjasama dengan TNI, Pol PP  serta Dinas Kesehatan.

" Kabupaten Asahan  memulai penyekatan pada Kamis 06 Mei 2021 di semua pintu masuk ke Kabupaten Asahan sampai 17 Mei 2021. Dan tidak ada toleransi bagi pemudik, semua akan diminta untuk putar balik,” tegas Bupati.

Bupati Asahan juga mengatakan, penyekatan ini dilakukan untuk menjaga masyarakat Asahan agar tetap sehat dan terhindar dari wabah Covid-19.

" Penyekatan akan dilakukan secara berjenjang sampai ke tingkat kecamatan. Apabila ternyata sudah terlanjur ada pemudik yang sampai ke kampung halaman, mereka akan didatangi petugas untuk dilakukan test swab antigen," ujar Bupati.

Sementara Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto, SIK mengatakan, pemeriksaan akan dilakukan kepada semua pelintas dari luar daerah yang melewati wilayah Kabupaten Asahan. Di tempat penyekatan juga disediakan petugas kesehatan untuk melakukan tes swab bagi mereka yang melintas.

“Saya meminta kepada masyarakat yang akan mudik, untuk menunda dulu sampai pandemi Covid-19 ini mereda, untuk Silaturahmi sementara bisa dilakukan melalui alat telekomunikasi,” ujar Kapolres. (DS)

Post a Comment

Disqus