/*-- Start Maintenance Template -- */ /*-- Akhir Maintenance Template -- */

Ads (728x90)

Dilihat 0 kali

 

Bupati dan Wakil Bupati Asahan Ikuti Pengarahan Presiden RI Secara Virtual

ASAHAN, Sumutrealita.com -  Bertempat di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Bupati dan Wakil Bupati Asahan beserta Forkopimda mengikuti pengarahan Presiden Republik Indonesia (RI) Tahun 2021 yang diikuti Kepala Daerah se-Indonesia secara virtual pada Senin (17/05/2021) 

Acara pengarahan Presiden RI  Kepada Kepala Daerah se-Indonesia Tahun 2021 secara virtual itu juga diikuti Dandim 0208/Asahan, Kapolres Asahan, Kajari Asahan, Danyon 126/KC, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Mewakili Danlanal Tanjung Balai Asahan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan dan Asistem Administrasi Umum

Presiden RI Ir. Joko Widodo dalam arahannya meminta agar Kepala Daerah se-Indonesia berhati-hati dan waspada terhadap potensi kenaikan covid-19 pada pasca lebaran 1442 H. Hal ini disebabkan karena masih adanya masyarakat kita yang melakukan mudik, meskipun Pemerintah sudah mengeluarkan larangan tentang mudik.

Beliau juga mengharapkan agar kasus aktif Covid-19 yang ada ditahun ini tidak sebesar kasus aktif pada tahun-tahun yang lalu, karena saat ini sudah terjadi penurunan, dimana puncaknya pada awal Februari 2021 kasus aktif berjumlah 176 ribu dan sekarang turun menjadi 90.800 kasus, turun 48 %. Dan penurunan ini yang harus kita dapatkan seterusnya.

“ Ada 15 Provinsi yang mengalami kenaikan Covid-19 yakni Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Aceh, Babel, DKI Jakarta, Maluku, Banten, NTB, Malut, Kalteng, Sulsel, Sulteng dan Gorontalo. Disini beliau meminta agar 15 Provinsi ini untuk terus berhati-hati terhadap kenaikan wabah Covid-19 dan ini juga berlaku untuk Provinsi lainnya,” katanya.

Selanjutnya beliau mengatakan, pada hari lebaran kemarin mobilitas masyarakat ditempat-tempat wisata naik tinggi dari 38,42 % - 100,8 %, maka dari itu diharapkan kepada kita semua untuk terus waspada dan berhati-hati pada kenaikan wabah Covid-19 di 2 minggu kedepan.

"Kepada Kepala Daerah yang wilayahnya masih berzona merah dan orange, tempat wisatanya harus ditutup dan untuk wilayah yang berzona kuning dan hijau boleh dibuka tetapi dengan memperketat Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 serta adanya Satgas Covid-19," ucap beliau.

Pada kesempatan itu beliau mengatakan, kepada seluruh Kepala Daerah memiliki tanggung jawab yang sama tentang pertumbuhan ekonomi nasional. Maka dari kita harus bekerja keras dan optimis agar pertumbuhan ekonomi kita dapat kembali meningkat.

(DS)


Post a Comment

Disqus