Ads (728x90)

Dilihat 0 kali

 


Asahan,Sumutrealita.com

Penyuluh Agama Islam Non PNS merupakan corong Kementerian Agama dalam memberikan pembinaan, penyuluhan, menyebarkan informasi, menyebarkan program program strategis  kepada masyarakat. Kiprah penyuluh ditengah masyarakat begitu besar dan diperhitungkan, pasalnya semua penyuluh yang tergabung dalam Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam merupakan sosok ustadz, kiai atau tokoh Agama yang menjadi panutan masyarakat di Kabupaten Asahan.

Demikian dikatakan Katakan Ketua Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam (FKPAI) Kabupaten Asahan, Ustadz H Raja Dedi Hermansyah MM.MA, Minggu (30/5/2021) di salah satu Kedai kopi di Kisaran.

Ustadz Raja Dedi yang juga merupakan salah satu Tokoh Nahdlatul Ulama Kabupaten Asahan juga menyampaikan bahwa peran Penyuluh yang begitu besar sangat perlu dukungan dari Pemerintah Kabupaten Asahan maupun dari Stakeholder lainya.

Ustadz Raja juga menilai bahwa penyuluh agama yang tergabung dalam FKPAI (Forum Komunikasi Penyuluh Agama Islam) sebagai solusi tepat untuk mewujudkan visi religius yang diusung oleh Pemda Asahan. Dimana hal tersebut telah di utarakan saat kegiatan Silaturahmi antar Pengurus FKPAI dan Da'i Muda se-Kababupaten Asahan beberapa pekan lalu.

" Kami juga membahas langkah - langkah real dalam mewujudkan visi religius pada saat kegiatan silahturahmi antara Pengurus FKPAI bersama Da'i Muda Asahan," jelas Ustadz Raja Dedi.

Sekertaris Da'i Muda Asahan, Ustadz Andi Kunefi mengatkan sebagai ujung tombak Kementerian Agama, Penyuluh harus memiliki Kompetensi agar penyuluh selain memahami keagamaan juga memahami teknologi.

" Penyuluh juga harus mengembangkan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas Penyuluhan" ucap Ustadz Andi Kunefi.

Sementara itu, Wakil Ketua FKPAI Asahan, Ustadz Erwin Lubis mengatakan pengurus FKPAI Asahan harus tangguh dalam memperjuangkan aspirasi kebutuhan para penyuluh. Disinilah kualitas Kepemimpinan (Leadership) seseorang pemimpin ( Leader) di uji.

" Hanya Pemimpin yang mampu melakukan harmonisasi aneka ragam perasaan, pikiran, keinginan, dan kepentingan manusia-manusia dalam organisasi tersebut yang akan banyak berhasil," tegas Ustadz Erwin. (DS)

Post a Comment

Disqus